Jum`at, 14 Agustus 2026
Beranda / /

  • Soal Pokir, Akademisi USK: Program Pemerintah Harus Menjawab Kebutuhan Rakyat
    Polkum | 10 hari lalu
    Soal Pokir, Akademisi USK: Program Pemerintah Harus Menjawab Kebutuhan Rakyat

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wacana penghapusan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRK yang disampaikan Bupati Aceh Barat Daya mulai tahun 2027 terus menuai beragam tanggapan. 


    Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus pengamat kebijakan publik, Dr. Nasrul Zaman, ST., M.Kes, menilai perdebatan mengenai penghapusan Pokir seharusnya tidak bergeser dari substansi utama, yakni memastikan setiap program pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.

  • Kepala Dinas Diingatkan Berhati-hati Kelola Paket Usulan Pokir DPRA
    Polkum | 1 bulan lalu
    Kepala Dinas Diingatkan Berhati-hati Kelola Paket Usulan Pokir DPRA

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Transparansi Tender Indonesia (TTI) mengingatkan seluruh Kepala Dinas yang bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA) maupun Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan Pemerintah Aceh agar berhati-hati dalam mengelola paket kegiatan maupun program bantuan hibah yang bersumber dari usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan.

  • TTI Aceh Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Pokir Anggota Dewan
    Polkum | 3 bulan lalu
    TTI Aceh Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi Dana Pokir Anggota Dewan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI) Aceh, Nasruddin Bahar, menyambut positif langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berencana mengusut dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan dana pokok pikiran (pokir) anggota legislatif.

  • MaTA Minta Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa Pokir Dewan
    Polkum | 3 bulan lalu
    MaTA Minta Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa Pokir Dewan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) minta kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah.,MM untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi beasiswa yang terjadi tahun 2017 lalu, serta memberi alasan sebab kasus tersebut hingga kini mangkrak.

  • Akademisi Ungkap Dugaan Kongkalikong Dana Pokir di Aceh
    Polkum | 3 bulan lalu
    Akademisi Ungkap Dugaan Kongkalikong Dana Pokir di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi sekaligus ahli sosial dan politik Aceh, Usman Lamreung, mengkritik praktik pengelolaan dana pokok pikiran (pokir) yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan serius, terutama terkait transparansi dan akuntabilitas anggaran.

    Menurutnya, dalam praktik di lapangan, terdapat alokasi dana pokir yang tercantum secara resmi dalam dokumen anggaran. Namun, di sisi lain, juga ditemukan adanya alokasi lain yang tidak tercatat secara jelas.

  • KIA: Pokir DPRA Termasuk Informasi Publik yang Harus Transparan
    Polkum | 4 bulan lalu
    KIA: Pokir DPRA Termasuk Informasi Publik yang Harus Transparan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Komisi Informasi Aceh (KIA) mengatakan bahwa dokumen anggaran yang disusun dan ditetapkan oleh Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), termasuk yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan, merupakan informasi publik yang wajib dibuka dan dapat diakses masyarakat.


  • Martini Ungkap Pokir DPRA Hanya Rp4 Miliar, Dinilai Tak Cukup Tampung Aspirasi
    Polkum | 4 bulan lalu
    Martini Ungkap Pokir DPRA Hanya Rp4 Miliar, Dinilai Tak Cukup Tampung Aspirasi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar Rapat Paripurna Tahun 2026 dengan dua agenda utama, yakni penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025 serta penetapan pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk membahas LKPJ tersebut, Senin (6/4/2026).

  • Nyak Dhien Gajah Kritik Pokir Dewan, “30 Persen Cash Back, Pungo”
    Parlemenkita | 4 bulan lalu
    Nyak Dhien Gajah Kritik Pokir Dewan, “30 Persen Cash Back, Pungo”

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Praktik pengelolaan Pokok Pikiran (Pokir) oleh anggota legislatif Aceh kembali menuai sorotan tajam. Instrumen yang semestinya menjadi saluran aspirasi rakyat itu dinilai kian menyimpang dan berpotensi berubah menjadi alat distribusi kepentingan elit politik.

  • Anggota DPRA Gigit Jari, Pokir Hilang dari APBA-P 2025
    Parlemenkita | 10 bulan lalu
    Anggota DPRA Gigit Jari, Pokir Hilang dari APBA-P 2025

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dibuat gigit jari. Harapan mereka untuk mendapatkan alokasi dana pokok pikiran (pokir) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Perubahan (APBA-P) 2025 pupus setelah proses input di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) ditutup lebih awal.

  • Komisi Informasi Aceh Tegaskan APBA dan Pokir Dewan Bukan Informasi Rahasia
    Polkum | 1 tahun lalu
    Komisi Informasi Aceh Tegaskan APBA dan Pokir Dewan Bukan Informasi Rahasia

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA), Junaidi, menegaskan bahwa dokumen anggaran yang disusun dan ditetapkan oleh Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), termasuk anggaran yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan, adalah informasi publik yang wajib dibuka dan dapat diakses oleh masyarakat. 

  • Wakil Rakyat Bukan Centeng Kekuasaan
    Kolom | 1 tahun lalu
    Wakil Rakyat Bukan Centeng Kekuasaan

    DIALEKSIS.COM | Kolom - Dalam sistem demokrasi modern, keberadaan lembaga legislatif adalah tiang utama dalam arsitektur pemerintahan yang sehat. Montesquieu, dalam teorinya tentang trias politica, menekankan pentingnya pemisahan kekuasaan untuk mencegah dominasi satu institusi atas yang lain. Namun, realitas politik hari ini, terutama di tingkat lokal, justru menunjukkan arah sebaliknya. Wakil rakyat, yang semestinya menjadi pengawas jalannya kekuasaan, kini tampak lebih sering bertindak sebagai penjaga gerbang bagi agenda eksekutif.

  • Pokir dan Sindiran 'MAFEEYA': Anggota Dewan Dikritik Atur Proyek
    Pemerintahan | 1 tahun lalu
    Pokir dan Sindiran 'MAFEEYA': Anggota Dewan Dikritik Atur Proyek

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Nasruddin Bahar, Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TII), menyoroti praktik pengelolaan dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan yang dinilai sarat penyimpangan. Dalam keterangannya, ia mengungkap sindiran halus "MAFEEYA" (Makan Fee Aja) yang kerap dialamatkan kepada oknum anggota dewan yang diduga mengambil keuntungan pribadi melalui mekanisme penganggaran ini.



  • TTI Protes Anggaran Rp 46,3 Miliar untuk Smart Board Disdik Aceh
    Polkum | 1 tahun lalu
    TTI Protes Anggaran Rp 46,3 Miliar untuk Smart Board Disdik Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Transparansi Tender Indonesia (TTI) melayangkan protes keras terhadap kebijakan Dinas Pendidikan Aceh yang berencana memasukkan anggaran tambahan sebesar Rp 46,3 miliar dalam APBA-P tahun 2024. Anggaran ini ditujukan untuk pengadaan Smart Board, meskipun sebelumnya telah ada kegiatan pengadaan Alat Pembelajaran Digital.






  • KPK Tangkap Anggota Dewan Jika Bermain Pokir
    Berita | 3 tahun lalu
    KPK Tangkap Anggota Dewan Jika Bermain Pokir

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ketua KPK Firli Bahuri Modus korupsi yang banyak terjadi di DPRD saat ini adalah terkait pokok-pokok pikiran atau pokir yang menghasilkan program dana hibah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tegaskan akan tangkap para anggota dewan jika ada yang melakukan korupsi.

    Penegasan itu disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri di hadapan seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD yang hadir secara langsung di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan maupun virtual dalam acara Rapat Koordinasi Pimpinan Kementerian/Lembaga Program Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah dan Peluncuran Indikator MCP tahun 2023.

  • Apakah Pokir untuk Mengentaskan Kemiskinan?
    Indepth | 3 tahun lalu
    Apakah Pokir untuk Mengentaskan Kemiskinan?

    DIALEKSIS.COM | Indept - "Kutitipkan amanah di pundakmu. Jalankan amanah itu dengan baik. Perhatikanlah nasib kami, karena kalian wakil kami untuk bersuara, berjuang, mengubah keadaan penghidupan ini".

    Begitulah kira-kira amanah yang diberikan rakyat kepada wakilnya di parlemen. Rakyat akan memberikan penilaian terhadap amanah yang dititipkan. Apakah dijalankan dengan baik, penuh tanggungjawab, atau berkhianat atas kepercayaan yang diberikan.

« 1 2 »