DIALEKSIS.COM | Jantho - Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar mencatat capaian kinerja signifikan sepanjang tahun 2025 dengan total 62.753 kunjungan masyarakat yang memanfaatkan berbagai layanan publik terintegrasi. Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap MPP sebagai pusat pelayanan satu pintu di Kabupaten Aceh Besar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Besar Agus Husni melalui Penata Perizinan Ahli Muda Muhajir M menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil penguatan koordinasi lintas instansi serta peningkatan kualitas layanan di MPP Aceh Besar yang berlokasi di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.
Dari total kunjungan selama 2025, layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi yang paling banyak diakses masyarakat dengan 16.917 pengunjung. Posisi selanjutnya ditempati BPJS Kesehatan sebanyak 9.239 pengunjung, Imigrasi Kelas I Banda Aceh 6.128 pengunjung, dan KPP Pratama Aceh Besar 4.410 pengunjung.
Selain itu, layanan Kementerian Agama Aceh Besar mencatat 3.322 pengunjung, diikuti Polresta Banda Aceh 2.881 pengunjung, Polres Aceh Besar 2.598 pengunjung, serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dengan 2.470 pengunjung. Data tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap layanan administrasi dasar, perizinan, dan jaminan sosial.
Saat ini, MPP Aceh Besar menyediakan 27 counter layanan dari instansi pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga BUMN. Kehadiran seluruh layanan dalam satu lokasi dinilai efektif dalam memangkas waktu, biaya, dan prosedur pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap capaian kinerja MPP sepanjang 2025 dapat menjadi landasan untuk peningkatan kualitas pelayanan pada tahun-tahun berikutnya, sekaligus memperkuat peran MPP sebagai model pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terintegrasi di daerah. [*]