Selasa, 01 September 2026
Beranda / Pemerintahan / 2.242 Peserta Ikuti MTQ Nasional di Semarang, Ada 8 Cabang yang Dilombakan

2.242 Peserta Ikuti MTQ Nasional di Semarang, Ada 8 Cabang yang Dilombakan

Selasa, 01 September 2026 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Technical Meeting dan Penetapan Peserta MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Sebanyak 2.242 peserta akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, yang berlangsung pada 11-20 September 2026.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang musabaqah.

Delapan cabang tersebut meliputi Seni Baca Al-Qur’an dengan 329 peserta, Qira’at Al-Qur’an 184 peserta, Hafalan Al-Qur’an 331 peserta, Tafsir Al-Qur’an 130 peserta, Fahmil Qur’an 196 peserta, Syarhil Qur’an 202 peserta, Seni Kaligrafi Al-Qur’an 315 peserta, serta Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) sebanyak 64 peserta.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan talenta keagamaan yang berpotensi mendukung diplomasi Indonesia di tingkat internasional.

Ia menilai penyelenggaraan MTQ secara berjenjang selama bertahun-tahun telah melahirkan talenta di berbagai bidang keagamaan. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi modal sosial Indonesia, khususnya dalam diplomasi keagamaan.

Abu Rokhmad berharap Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) terus melakukan inovasi sehingga prestasi para peserta MTQ semakin dikenal di tingkat internasional.

Peserta Diverifikasi melalui e-MTQ

Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis Muhammad Hanafi, mengatakan pendaftaran dan verifikasi peserta MTQ dilakukan secara bertahap melalui sistem e-MTQ.

Pendaftaran berlangsung pada 10-31 Juli 2026 dan diikuti seluruh kafilah dari provinsi di Indonesia. Verifikasi mencakup persyaratan administratif sesuai petunjuk teknis.

Data kependudukan peserta juga dipadankan secara elektronik dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan validitas data sekaligus mencegah pelanggaran terkait identitas dan domisili peserta.

Muchlis menegaskan, keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh kelancaran perlombaan dan kemegahan pembukaan. Lebih dari itu, MTQ diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kebangsaan.

Panitia pusat juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah, LPTQ provinsi, panitia pusat dan daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
pema - damai
dishub