Beranda / Liputan Khusus / Indepth / Menyingkap Tabir Ambruknya RS Regional Takengon

Menyingkap Tabir Ambruknya RS Regional Takengon

Rabu, 09 November 2022 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Bahtiar Gayo

Bagian yang ambruk di RS Regional Aceh Tengah. [Foto: For Dialeksis]


Upaya Hukum

Soal ambruknya RS Regional Belang Bebangka ini telah membuat aparat penegak hukum dari Ditreskrimsus Polda Aceh turun tangan. Awal ambruknya RS Regional ini banyak pihak sudah memberikan statemen agar kasus ini diungkap seterang benderang.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh sudah melakukan kerja di Aceh Tengah untuk mengungkap kasus ini, berbagai pihak yang ada kaitanya dengan pembangunan RS di kawasan Lapangan Terbang ini diminta keteranganya.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya, dalam keterangannya kepada media menyebutkan, tim yang dibentuk pihaknya dalam menggali persoalan ini bukan hanya mengumpulkan bukti di lapangan.

Namun, pihaknya juga akan menggandeng tim ahli, agar kasus RS yang belum jelas kapan akan difungsikan ini dapat dikuak ke publik.

Sebelum tim ini turun media diramaikan dengan beragam pernyataan dari mereka yang menaruh harapan terhadap pelayanan publik.

Nasruddin Bahar, Koordinator Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) misalnya, dia meminta pihak berwajib serius untuk menyelidiki apa sebab rubuhnya bagunan RS ini.

“Kontraktor pelaksana harus bertanggung jawab. Semua yang terlibat wajib diperiksa. Berkemungkinan besar, pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,” sebutnya.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani dalam keteranganya kepada Dialeksis.com menyebutkan, ada beberapa hal penting yang harus menjadi catatan daripada pembangunan RS Regional ini.

“Pertama, RS ini menggunakan uang Doka dan menggunakan siklus perencanaan pembangunan multi years, maka audit investigasi terhadap pelaksanaan pembangunan ini mutlak dilakukan, baik oleh Inspektorat maupun oleh BPK RI,” ucapnya kepada Dialeksis.com, Senin (7/11/2022).

Selanjutnya »     Kedua, dapat diduga adanya unsur tindak ...
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8
Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda