DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mengakselerasi operasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) setelah pembangunan tahap pertama di 65 lokasi dinyatakan rampung.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, mengatakan seluruh konstruksi tahap awal telah selesai 100 persen per akhir April 2026.
“Fokus kami saat ini memastikan seluruh fasilitas bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan secara optimal,” kata Trian dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (3/5/2026).
Untuk mempercepat pemanfaatan, KKP telah membentuk satuan tugas (satgas) melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026. Satgas ini akan mengawal kesiapan operasional di setiap lokasi agar berjalan lebih terstruktur dan efisien.
Program KNMP sendiri menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong swasembada pangan berbasis sektor kelautan dan perikanan. Selain itu, program ini juga diarahkan sebagai motor ekonomi biru di wilayah pesisir.
Namun di balik rampungnya pembangunan, KKP mengakui proses pengerjaan di lapangan tidak berjalan mulus. Sejumlah kendala seperti cuaca ekstrem, lokasi terpencil, hingga persoalan klaim lahan sempat memperlambat penyelesaian proyek.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan di beberapa titik. Tantangan di lapangan cukup kompleks, terutama karena sebagian besar lokasi berada di wilayah pesisir yang sulit dijangkau,” ujar Trian.
Meski demikian, pemerintah memastikan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mempercepat pembangunan tahap kedua yang mencakup 35 lokasi tambahan.
Ke depan, keberadaan KNMP diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas nelayan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta mengurangi kesenjangan ekonomi di kawasan pesisir. [in]