Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Iuran 16 Juta Anggota Muhammadiyah Kini Terintegrasi di BYOND by BSI

Iuran 16 Juta Anggota Muhammadiyah Kini Terintegrasi di BYOND by BSI

Kamis, 29 Januari 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +


Ilustrasi layanan BYOND by BSI kepada nasabah. Foto: ist


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperluas kolaborasi strategis berbasis digital. Terbaru, BSI mempermudah pembayaran iuran bagi sekitar 16 juta anggota Muhammadiyah melalui superapps BYOND by BSI, sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan keuangan syariah yang terintegrasi.

Fitur pembayaran iuran Muhammadiyah kini dapat diakses langsung melalui menu Bayar Iuran Muhammadiyah di BYOND by BSI. Layanan ini menjadi hasil kolaborasi BSI dengan Muhammadiyah yang juga terintegrasi dengan berbagai platform digital Persyarikatan, seperti MASA (Muhammadiyah Aisyiyah SuperApp) dan SatuMu, platform digital terpadu satu data Muhammadiyah.

Pengembangan superapps ini diarahkan untuk memayungi seluruh platform digital Muhammadiyah dalam satu ekosistem terintegrasi. Ke depan, SatuMu akan menjadi tulang punggung tata kelola digital Persyarikatan Muhammadiyah, mulai dari layanan keanggotaan, organisasi, iuran, hingga pengelolaan amal usaha dan layanan kesehatan.

Saat ini, SatuMu telah memiliki enam fitur utama. Dua di antaranya telah aktif, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) yang telah merekam sekitar 3 juta anggota, serta Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang mencatat struktur organisasi dari tingkat Pimpinan Pusat hingga Ranting. Empat fitur lainnya masih dalam tahap pengembangan, meliputi IuranMU, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), Sistem Manajemen Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).


Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan terbesar di Indonesia dengan BSI sebagai bank syariah nasional.


“Kolaborasi ini menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital. Melalui integrasi Aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran anggota secara praktis,” ujar Kemas Erwan.


Selain layanan pembayaran digital, BSI juga mendukung aktivitas transaksi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dengan menghadirkan QRIS Soundbox, guna mempermudah dan mempercepat proses pembayaran non-tunai di berbagai unit dan kegiatan organisasi.


Menurut Kemas Erwan, penguatan kapasitas digital menjadi bagian dari komitmen BSI dalam bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.


“Transformasi digital ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem baru yang mendorong pertumbuhan transaksi digital serta memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia,” pungkasnya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI