Minggu, 02 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / Penantian Warga Kute Ni Reje Berakhir, Air Bersih Kini Mengalir ke Huntara

Penantian Warga Kute Ni Reje Berakhir, Air Bersih Kini Mengalir ke Huntara

Minggu, 02 Agustus 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Foto: Prokopim AT

DIALEKSIS.COM | Takengon - Penantian masyarakat Kampung Kute Ni Reje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, untuk mendapatkan layanan air bersih akhirnya terwujud.

Warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi dan kini menetap di hunian sementara atau huntara di Kampung Delung Sekinel tersebut, sudah dapat menikmati air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Air kini telah mengalir melalui jaringan perpipaan menuju rumah-rumah huntara. Kehadiran fasilitas tersebut disambut penuh rasa syukur oleh warga karena air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar selama mereka tinggal di lokasi relokasi sementara.

Sarana air bersih itu dibangun pemerintah melalui bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut mencakup instalasi jaringan air, perpipaan, serta sejumlah bangunan pendukung.

Seluruh pekerjaan pembangunan telah rampung dan fasilitas tersebut kini telah dimanfaatkan oleh masyarakat Kampung Kute Ni Reje.

Proses pembangunan juga melibatkan masyarakat setempat. Warga bergotong royong membantu pengerjaan hingga air bersih dapat dialirkan ke lokasi huntara.

Reje Kampung Kute Ni Reje, Hamdan, mewakili masyarakat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah serta seluruh pihak yang telah membantu.

“Kami masyarakat Kampung Kute Ni Reje mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kepala BNPB, Bapak Bupati Aceh Tengah, dan Bapak Kalak BPBD Aceh Tengah yang telah membantu kampung kami,” kata Hamdan yang dilansir pada Minggu (2/8/2026).

Hamdan mengatakan, bantuan sarana air bersih tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah kehilangan kampung halaman akibat bencana.

“Alhamdulillah, hari ini air bersih sudah mengalir dan dapat kami nikmati. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak-Bapak semua,” ujarnya.

Menurut Hamdan, mengalirnya air bersih membawa harapan baru bagi masyarakat Kute Ni Reje. Ketersediaan air tidak hanya memudahkan warga memenuhi kebutuhan minum, memasak, mandi, dan mencuci, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pemulihan kehidupan mereka.

Pembangunan sarana air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan kebutuhan dasar.

Dengan tersedianya air bersih di lokasi huntara, warga kini dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, sehat, dan layak sembari menunggu proses pemulihan serta pembangunan tempat tinggal yang lebih permanen. [r]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI