Minggu, 02 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / Iqbal Muksin dan Carissa Adelia Sandang Gelar Agam Inong Aceh Selatan 2026

Iqbal Muksin dan Carissa Adelia Sandang Gelar Agam Inong Aceh Selatan 2026

Minggu, 02 Agustus 2026 20:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Iqbal Muksin dan Carissa Adelia Sandang Gelar Agam Inong Aceh Selatan 2026. [Foto: Prokopim Asel]


DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE menegaskan Agam dan Inong Aceh Selatan harus menjadi wajah pariwisata dan penjaga identitas budaya daerah, bukan sekadar pemenang kontes kecantikan dan ketampanan.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri Malam Penobatan Duta Wisata Agam Inong Kabupaten Aceh Selatan 2026 di Aula Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Sabtu (1/8/2026) malam.

"Di era digital, tantangan kita bukan hanya mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga memastikan identitas dan budaya Aceh Selatan tetap terjaga. Agam dan Inong harus menjadi penjaga warisan budaya sekaligus wajah pariwisata Aceh Selatan di tingkat regional, nasional, hingga internasional," kata Baital Mukadis.

Ia mengatakan Aceh Selatan memiliki potensi wisata yang lengkap, mulai dari gugusan pulau, pantai, pegunungan hingga kekayaan adat, sejarah, dan budaya. Potensi tersebut, menurutnya, membutuhkan peran generasi muda yang kreatif dan mampu memanfaatkan media digital untuk menjangkau pasar wisata yang lebih luas.

Baital menilai proses seleksi Agam Inong tidak hanya bertujuan memilih pemenang, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan, dan mampu menjadi representasi positif daerah.

Dalam ajang tersebut, Iqbal Muksin dari Kecamatan Samadua dinobatkan sebagai Agam Aceh Selatan 2026, sedangkan Carissa Adelia Putri dari Kecamatan Tapaktuan terpilih sebagai Inong Aceh Selatan 2026.

Wabup berharap keduanya bersama para finalis tidak berhenti berkarya setelah malam penobatan, melainkan aktif berkolaborasi dengan pemerintah, komunitas pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat dalam mempromosikan potensi Aceh Selatan.

"Keberhasilan seorang duta wisata bukan diukur dari mahkota yang dikenakan, tetapi dari kontribusinya dalam mengangkat citra daerah, melestarikan budaya, dan menarik wisatawan datang ke Aceh Selatan," ujarnya.

Malam penobatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Selatan beserta anggota DPRK, unsur Forkopimda, kepala SKPK, jajaran Dinas Pariwisata, sponsor, serta ratusan tamu undangan.

Baital juga mengapresiasi panitia, dewan juri, sponsor, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Agam Inong Aceh Selatan 2026. 

Ia berharap ajang tersebut menjadi momentum memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong sektor wisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.[*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI