DIALEKSIS.COM | Takengon - Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tengah sejak Senin sore (29/12/2025) memicu longsor susulan di dua titik berbeda. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan berdampak pada terganggunya akses transportasi warga.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Tengah, longsor susulan terjadi di Kampung One-one, Kecamatan Lut Tawar, serta Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala. Kedua lokasi tersebut merupakan ruas jalan yang sebelumnya juga sempat tertimbun material longsor.
Akibat kejadian ini, sejumlah pengguna jalan terjebak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan, baik dari arah Takengon maupun menuju keluar wilayah terdampak. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa kampung sempat terisolasi selama kurang lebih dua jam.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Aceh Tengah langsung mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Upaya cepat ini berhasil membuka kembali akses jalan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan untuk sementara waktu.
“Tidak terdapat korban luka, pengungsi, maupun korban meninggal dunia dalam kejadian longsor susulan ini,” demikian laporan resmi BPBD Aceh Tengah.
Meski akses lalu lintas telah dibuka, BPBD memastikan bahwa pembersihan lanjutan akan dilakukan pada Selasa pagi dengan menggunakan alat berat tambahan berupa wheel loader, guna memastikan kondisi jalan benar-benar aman bagi pengguna.
Hingga laporan ini disampaikan, kondisi cuaca di Aceh Tengah masih hujan dengan suhu sekitar 18 derajat Celsius, tingkat kelembapan mencapai 100 persen, dan kecepatan angin terpantau rendah. BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan pemantauan intensif terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih rawan.
BPBD Aceh Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi daerah rawan longsor, serta segera melaporkan apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah atau gangguan akses jalan.