Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Kuatkan Asa, Nyalakan Kemandirian: Penyerahan Alat Produksi Jadi Titik Baru Kebangkitan Dayah Usen

Kuatkan Asa, Nyalakan Kemandirian: Penyerahan Alat Produksi Jadi Titik Baru Kebangkitan Dayah Usen

Senin, 02 Maret 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

DPL Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) menyerahkan alat produksi keripik tempe kepada masyarakat Gampong Meunasah Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya pada Minggu (1/3/2026) yang turut dihadiri langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan serta Wakil Rektor III USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. [Foto: dok. USK]


DIALEKSIS.COM | Meureudu - DPL Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) menyerahkan alat produksi keripik tempe kepada masyarakat Gampong Meunasah Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Mahasiswa Berdampak yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat pascabencana.

Penyerahan alat produksi tersebut turut dihadiri langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan serta Wakil Rektor III USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Kehadiran pimpinan universitas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan program inovasi yang telah dirintis mahasiswa KKN bersama masyarakat setempat.

Dina Amalia, S.Psi., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Mahasiswa Berdampak, menjelaskan bahwa penyerahan mesin produksi ini merupakan komitmen universitas dalam mendukung pemulihan ekonomi desa.

“Penyerahan alat atau mesin produksi keripik tempe ini merupakan wujud komitmen dari Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai upaya pemulihan ekonomi pascabencana di Dayah Usen. Kami berharap alat ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi awal dari usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan mahasiswa KKN.

“Universitas Syiah Kuala mendukung penuh kegiatan ini. Melalui pemberdayaan ekonomi, masyarakat Dayah Usen diharapkan memiliki semangat baru untuk bangkit dan berkembang pascabencana,” ungkap Prof. Dr. Ir. Marwan.

Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., turut menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk alat, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Skill baru yang dimiliki oleh masyarakat ini menjadikan masyarakat lebih mandiri dalam bidang ekonomi. Dengan adanya alat produksi ini, diharapkan usaha yang telah dirintis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” jelasnya.

Momentum penyerahan alat produksi ini menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan inovasi keripik tempe yang telah diperkenalkan mahasiswa KKN. Dengan terealisasinya bantuan ini, diharapkan usaha yang telah dirintis dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat Gampong Meunasah Dayah Usen.

Program Mahasiswa Berdampak ini menjadi bukti nyata sinergi antara Universitas Syiah Kuala dan masyarakat dalam menghadirkan solusi pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa serta menumbuhkan semangat baru bagi masyarakat dalam proses pemulihan dan pembangunan pascabencana. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI