DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh kembali membuka pendataan tahap ketiga bagi mahasiswa yang terdampak bencana hingga 2 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari skema bantuan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa yang mengalami dampak langsung.
Mahasiswa yang belum mengikuti pendataan pada tahap pertama dan kedua kini diberi kesempatan untuk mendaftar melalui tautan resmi yang telah disediakan kampus. Sementara itu, bagi mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus verifikasi tetapi belum mengunggah surat pernyataan, diminta segera melakukan unggah ulang dokumen paling lambat Senin, 2 Maret 2026, dengan memastikan berkas telah diisi lengkap serta ditandatangani sesuai ketentuan.
Staf Akademik UIN Ar-Raniry, Ridha Ilahi, menjelaskan bahwa penentuan penerima bantuan dilakukan melalui tahapan verifikasi administrasi dan proses seleksi lanjutan. Mahasiswa yang data dan bukti pendukungnya tidak sesuai akan dinyatakan gugur dalam tahap verifikasi. Adapun mahasiswa yang lolos verifikasi tetap akan melalui proses pemeringkatan berdasarkan tingkat dampak bencana yang dialami.
Menurut Ridha, seleksi tersebut bertujuan agar bantuan benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi mahasiswa yang terdampak banjir. Ia juga menegaskan bahwa proses ini dilaksanakan secara bertahap dan meminta mahasiswa untuk bersabar menunggu hasilnya.
Selain itu, mahasiswa yang telah mendaftar namun sudah membayarkan UKT dapat melaporkan hal tersebut melalui tautan khusus dengan melampirkan bukti pembayaran, nomor rekening, serta identitas pemilik rekening untuk proses tindak lanjut. Program pembebasan UKT ini berlaku pada semester genap tahun akademik yang sedang berjalan.
Pihak kampus berharap para mahasiswa yang terdampak tetap bersemangat dalam melanjutkan pendidikan dan tidak menyerah akibat kondisi bencana yang dihadapi. [s]