Beranda / Berita / Aceh / Kemenag Aceh dan Pemko Kota Sabang Sepakat Bersinergi Kembangkan Madrasah

Kemenag Aceh dan Pemko Kota Sabang Sepakat Bersinergi Kembangkan Madrasah

Senin, 23 Agustus 2021 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Silaturahmi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dengan Pemerintah Kota Sabang, Senin (23/8/2021). [Foto: aceh.kemenag.go.id]


DIALEKSIS.COM | Sabang - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Sabang sepakat untuk saling bersinergi membangun dan mengembangkan madrasah di wilayah kepulauan tersebut. 

Hal ini diungkapkan Walikota Sabang dan pimpinan Kemenag Aceh pada silaturrahmi di pendopo Walikota di Kepulauan tersebut, Senin (23/8/2021).

Pada silaturrahmi ini juga membahas terkait tanah pertapakan komplek Madrasah Terpadu yang dihibahkan oleh Pemda Sabang sekitaran tahun 1990. Hadir pada kegiatan ini, Kakanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal SAg MAg, Walikota Sabang Nazaruddin S, I kom, Kabid Penmad Drs H Mukhlis MPd, Kabid Penaiszawa Drs H Azhari, dan Kakankemenag Sabang H Yasih SAg MA. 

"Selamat datang di kepulauan, kebahagian bagi kami bapak Kakanwil dan rombongan kembali berkunjung di Sabang," kata Nazaruddin. 

Walikota Sabang menyatakan komitmennya dalam membangun dan mengembangkan madrasah. "Minat masyarakat di Sabang untuk melanjutkan pendidikan anak mereka di madrasah begitu tinggi, kita punya harapan yang besar pada masyarakat," ungkapnya. 

Apapun kendala yang terjadi disini, boleh disampaikan kepada kami, InsyaAllah akan kami sikapi demi pendidikan anak-anak kita yang lebih baik. "Kita tidak mau anak di pulau tertinggal dari segi pendidikannya, karena itu pemerintah sangat peduli dan perhatian terhadap pendidikan," kata Nazar. 

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Aceh mengatakan, baginya bagai pulang kampung di Sabang, berterimakasih atas dukungan dari Pemkot Sabang dalam pengembangan madrasah. 

"Kami berharap sinergisitas dan kebersamaan dalam pembinaan madrasah disini dapat terus berlanjut untuk sama-sama memikirkan perbaikan pendidikan ke depan," kata Iqbal. 

Menurutnya, Kemenag Aceh tidak membedakan antara pendidikan di sekolah umum dan madrasah. "Yang kita lakukan adalah untuk peningkatan mutu dan kualitas anak didik, menciptakan siswa lebih cerdas, memiliki akhlak yang mulia dan profesional," katanya. 

Dengan kemampuan yang dimiliki oleh para alumni, maka akan mudah bagi anak-anak untuk menembus perguruan tinggi atau dapat langsung bekerja dengan skil yang dimiliki. 

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini, siswa-siswi madrasah telah mampu menunjukkan prestasinya hingga ke tingkat nasional. "Di tengah cobaan pandemi Covid-19, anak-anak Aceh tetap tampil dan muncul di berbagai even level nasional," sebut Iqbal.[KKA]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
distanbun 12
Komentar Anda