Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / BEM FISIP USK Bersama Himpunan Mahasiswa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

BEM FISIP USK Bersama Himpunan Mahasiswa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lhokseumawe

Jum`at, 15 Mei 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

BEM FISIP USK Bersama Himpunan Mahasiswa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lhokseumawe. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bidang Sosial Masyarakat BEM FISIP USK bersama seluruh himpunan mahasiswa di lingkungan FISIP USK melaksanakan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (14/5/2026). 

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman warga.

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan kolaborasi antara Bidang Sosial Masyarakat BEM FISIP USK bersama empat himpunan program studi yang ada di lingkungan FISIP USK, yakni Himapol (Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik), Himapan (Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan), Himasio (Himpunan Mahasiswa Sosiologi), dan Himakasi (Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi). 

Sebelumnya, penggalangan dana telah dilakukan selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 Mei 2026 melalui aksi turun ke jalan di sejumlah lampu merah serta dukungan dari berbagai pihak yang turut memberikan donasi dan sedekah.

Dari hasil penggalangan tersebut, bantuan yang berhasil disalurkan berupa 13 dus mi instan, 5 dus minyak makan ukuran 1 liter, 75 kilogram gula pasir, serta 25 sak beras ukuran 5 kilogram. Bantuan tersebut kemudian diantarkan langsung ke lokasi terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat korban kebakaran.

Turut hadir dalam kegiatan ini Yardan Humam Rimba selaku Koordinator Bidang Sosial Masyarakat BEM FISIP USK, M. Umar Ar Rasyid selaku Sekretaris Bidang Sosial Masyarakat BEM FISIP USK, staf khusus BEM FISIP USK M. Maulana Rifki, dokumentator Muhammad Irfan, perwakilan Himakasi Teuku Fasya Rafsanjani, perwakilan Himapan Ulul Azmi, perwakilan Himapol Aulya Anggina dan Rara Ardya Ailsa, serta perwakilan Himasio M. Ali Akbar.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan, kebakaran tersebut mengakibatkan sebanyak 77 rumah terdampak dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda, mulai dari rusak berat hingga hangus total. 

Setibanya di lokasi, tim mendapati kondisi rumah warga yang telah dipenuhi puing-puing sisa kebakaran. Sejumlah warga diketahui masih mengungsi di beberapa titik posko darurat, termasuk di gereja terdekat.

Salah satu momen yang paling membekas bagi tim relawan adalah ketika melihat para korban masih termenung di depan sisa rumah mereka sambil memilah barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat terdampak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa FISIP USK ingin menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang tumbuhnya empati sosial dan solidaritas kemanusiaan tanpa memandang latar belakang masyarakat terdampak. 

Kehadiran mahasiswa di tengah korban diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Bidang Sosial Masyarakat BEM FISIP USK berharap aksi kemanusiaan ini dapat menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial merupakan nilai penting yang harus terus dijaga, terutama dalam situasi bencana dan krisis kemanusiaan. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI