DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan ditegaskan melalui kegiatan Plogging Warrior: Aksi Bakti untuk Bumi 2026 yang digelar di kawasan Tugu Kupiah Meukeutop, Batee Puteh, Sabtu (27/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Calang - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memberikan apresiasi kepada Abdul Hadi, S.Pd., peraih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Pengabdi Lingkungan, dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Jaya pada Kamis (18/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tim Universitas Syiah Kuala (USK) memperkenalkan inovasi pengolahan limbah organik menjadi briket ramah lingkungan kepada masyarakat Gampong Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG).
DIALEKSIS.COM | Jantho - LSM Gayo Alas Conservation Centre (GACC) dan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ke 53 di Dayah Entrepreneur Yasurrun Nazirin Lamtamot Saree Aceh Besar, Minggu (7/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Aceh melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 pelajar dan mahasiswa dari Kota Banda Aceh sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan hidup, sektor pertambangan sering kali ditempatkan sebagai salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan. Berbagai kasus pencemaran sungai, kerusakan hutan, longsor, hingga konflik sosial yang terjadi di sekitar wilayah pertambangan telah membentuk persepsi bahwa aktivitas tambang selalu identik dengan kerusakan alam.
Namun, jika ditelaah secara lebih proporsional, permasalahan sesungguhnya bukan terletak pada kegiatan pertambangannya, melainkan pada bagaimana kegiatan tersebut dikelola. Dengan kata lain, yang menjadi persoalan adalah tata kelola pertambangan yang buruk, bukan keberadaan sektor pertambangan itu sendiri.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh bersama Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh menggelar Kampanye Pemuda Aceh Peduli Lingkungan di kawasan Hutan Kota Banda Aceh, Kamis (14/5/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 1567 batang pohon ditanam di Kota Banda Aceh. Penanaman yang dilaksanakan di Jl. Teuku Nyak Arief, Lamnyong, Tugu Pena, Kecamatan Syiah Kuala ini merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan di Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah mulai mendorong perubahan pola kemasan di industri makanan dan minuman sebagai bagian dari strategi efisiensi dan daya saing. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai penggunaan kemasan aseptik berbasis kertas (paperboard) bisa menjadi solusi untuk menekan biaya distribusi sekaligus menjaga kualitas produk.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri agro nasional, khususnya makanan dan minuman (mamin), tetap mampu menjaga keberlanjutan produksi, meski dibayangi gejolak global yang berpotensi mengganggu pasokan bahan baku plastik.
DIALEKSIS.COM | Tamiang - Jumlah perusahaan di Aceh yang memperoleh peringkat PROPER Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengalami peningkatan pada periode 2024 - 2025. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap kinerja pengawasan dan penegakan hukum oleh pemerintah daerah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kondisi Rawa Tripa saat ini dinilai berada dalam kritis akibat perambahan dan kerusakan yang terus terjadi. Dari total luas sekitar 61.000 hektare, hanya tersisa sekitar 4.000 hektare yang masih bertahan, atau lebih dari 90 persen kawasan telah hilang maupun mengalami kerusakan serius.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program revitalisasi Waduk Pusong.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, menegaskan pentingnya penguatan integritas bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. Penegasan itu disampaikan dalam pengarahan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang digelar secara virtual, Senin (6/4/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koalisi Sumatera Terang untuk Energi Bersih (STuEB) secara resmi menerbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera (SPRS) yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 11 Maret 2026.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong percepatan penerapan konsep industri hijau di sektor manufaktur nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penyediaan layanan sertifikasi dan standardisasi bagi pelaku industri oleh Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang.
DIALEKSIS.COM | Takengon - Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam memperkuat pengelolaan lingkungan terus diwujudkan secara nyata. Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menyerahkan satu unit mobil dump truck sampah kepada Bank Sampah Barokah Jaya, Kampung Terang Ulen, Kecamatan Pegasing, Jumat (30/1/2026).
DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, mengikuti pelaksanaan Shalat Sunnah Istisqa yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Rabu (28/1/2026). Shalat Istisqa ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual bersama dalam menghadapi ujian kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Barat.
DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI melalui Sub Klaster Kesehatan Lingkungan melaksanakan pengendalian faktor risiko kesehatan lingkungan di kawasan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur dan penderitaan masyarakat, tetapi juga menyisakan persoalan lain yang tak kalah serius: berlimpahnya material kayu yang menumpuk di sungai, bantaran, hingga kawasan permukiman terdampak.
