DIALEKSIS.COM | Redelong - Sebanyak 26 orang mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari sejumlah jurusan dan sejumlah universitas di Negara Korea Selatan kunjungi Kabupaten Bener Meriah, Jumat (31/7/2026).
DIALEKSIS.COM | Lhoknga - Uang Rupiah yang dimusnahkan karena tidak lagi layak edar kini memiliki "kehidupan kedua" sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Melalui kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan PT Solusi Bangun Andalas, Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) hasil pemusnahan uang dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen melalui teknologi co-processing.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan pengelolaan lingkungan di berbagai sektor usaha.
DIALEKSIS.COM | Aceh Tamiang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang menetapkan PT Perusahaan Perkebunan Industri dan Dagang Semadam (PT Semadam) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
DIALEKSIS.COM | Redelong - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah menyiapkan sejumlah program prioritas pada Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada pengelolaan persampahan, pengendalian pencemaran, rehabilitasi kawasan terdampak bencana, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Medco E&P Malaka, Pemerintah Aceh, LSM Seulanga Aceh, dan masyarakat menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Desa Asoe Nanggroe, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, pada Minggu (19/7). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Katahati Institute bekerja sama dengan Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh didukung oleh Pegadaian Area Banda Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengelolaan Lingkungan dan Pengolahan Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan Green Community” di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh, Kota Lhokseumawe, Senin (6/7/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi, aktivis, sekaligus praktisi lingkungan Aceh, TM Zulfikar, mengingatkan bahwa aparat penegak hukum (APH) maupun pejabat negara yang mengetahui adanya aktivitas tambang ilegal tetapi membiarkannya dapat dimintai pertanggungjawaban secara pidana.
DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan ditegaskan melalui kegiatan Plogging Warrior: Aksi Bakti untuk Bumi 2026 yang digelar di kawasan Tugu Kupiah Meukeutop, Batee Puteh, Sabtu (27/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Calang - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memberikan apresiasi kepada Abdul Hadi, S.Pd., peraih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Pengabdi Lingkungan, dalam sebuah acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Jaya pada Kamis (18/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tim Universitas Syiah Kuala (USK) memperkenalkan inovasi pengolahan limbah organik menjadi briket ramah lingkungan kepada masyarakat Gampong Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG).
DIALEKSIS.COM | Jantho - LSM Gayo Alas Conservation Centre (GACC) dan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ke 53 di Dayah Entrepreneur Yasurrun Nazirin Lamtamot Saree Aceh Besar, Minggu (7/6/2026).
DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Aceh melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 pelajar dan mahasiswa dari Kota Banda Aceh sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan hidup, sektor pertambangan sering kali ditempatkan sebagai salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan. Berbagai kasus pencemaran sungai, kerusakan hutan, longsor, hingga konflik sosial yang terjadi di sekitar wilayah pertambangan telah membentuk persepsi bahwa aktivitas tambang selalu identik dengan kerusakan alam.
Namun, jika ditelaah secara lebih proporsional, permasalahan sesungguhnya bukan terletak pada kegiatan pertambangannya, melainkan pada bagaimana kegiatan tersebut dikelola. Dengan kata lain, yang menjadi persoalan adalah tata kelola pertambangan yang buruk, bukan keberadaan sektor pertambangan itu sendiri.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh bersama Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh menggelar Kampanye Pemuda Aceh Peduli Lingkungan di kawasan Hutan Kota Banda Aceh, Kamis (14/5/2026).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 1567 batang pohon ditanam di Kota Banda Aceh. Penanaman yang dilaksanakan di Jl. Teuku Nyak Arief, Lamnyong, Tugu Pena, Kecamatan Syiah Kuala ini merupakan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan di Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah mulai mendorong perubahan pola kemasan di industri makanan dan minuman sebagai bagian dari strategi efisiensi dan daya saing. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai penggunaan kemasan aseptik berbasis kertas (paperboard) bisa menjadi solusi untuk menekan biaya distribusi sekaligus menjaga kualitas produk.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri agro nasional, khususnya makanan dan minuman (mamin), tetap mampu menjaga keberlanjutan produksi, meski dibayangi gejolak global yang berpotensi mengganggu pasokan bahan baku plastik.
DIALEKSIS.COM | Tamiang - Jumlah perusahaan di Aceh yang memperoleh peringkat PROPER Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengalami peningkatan pada periode 2024 - 2025. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap kinerja pengawasan dan penegakan hukum oleh pemerintah daerah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kondisi Rawa Tripa saat ini dinilai berada dalam kritis akibat perambahan dan kerusakan yang terus terjadi. Dari total luas sekitar 61.000 hektare, hanya tersisa sekitar 4.000 hektare yang masih bertahan, atau lebih dari 90 persen kawasan telah hilang maupun mengalami kerusakan serius.