DIALEKSIS.COM | Surabaya - Pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya tekanan global, termasuk ancaman krisis pangan, energi, dan air. Salah satu langkah yang ditempuh dengan meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke jumlah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kelangkaan dan lonjakan harga beras di Aceh tak bisa lagi dianggap sebagai fenomena musiman. Bagi Risman Rachman, pengamat sosial dan penulis lepas asal Aceh, situasi ini sudah masuk ke tahap darurat yang menuntut intervensi langsung dan terukur dari pemerintah. Ia pun mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Beras sebagai langkah konkret untuk menjawab keresahan publik.
DIALEKSIS.COM | Tokyo - Jepang, negara dengan teknologi pertanian termutakhir dan sistem logistik presisi, ternyata tak kebal dari krisis pangan. Negeri Sakura itu kini limbung dihantam krisis beras terparah dalam sejarah modern, memaksa pemerintah membuka keran impor dan menggelontorkan subsidi darurat. Lonjakan harga hingga dua kali lipat dalam setahun terakhir memicu kepanikan di masyarakat, sekaligus menjadi alarm bagi negara-negara produsen beras, termasuk Indonesia.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga produksi pertanian nasional agar tetap surplus di tengah krisis pangan yang melanda sejumlah negara.
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Tragedi darurat beras yang saat ini tengah melanda menjadi sorotan yang memilukan bagi bangsa kita. Warga harus rela menghabiskan berjam-jam untuk mendapatkan beras murah dalam kemasan bantuan sosial, sebuah pemandangan yang seharusnya tidak terjadi dalam sebuah negara yang kaya akan sumber daya alam seperti Indonesia. Hal ini menjadi catatan kelam dalam sejarah ketahanan pangan kita di tahun 2023-2024.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Harga beras di seluruh kabupaten kota se-Aceh sedang melambung tinggi. Sejumlah pedagang dan masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pandemi virus corona (COVID-19) bisa menyebabkan krisis pangan dunia. Hal ini telah diingatkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization atau FAO) beberapa waktu lalu.