Beranda / /

  • Kuatkan Eksistensi, 20 Taman Budaya Bahas Promosi Kebudayaan Indonesia
    Senibudaya | 5 hari lalu
    Kuatkan Eksistensi, 20 Taman Budaya Bahas Promosi Kebudayaan Indonesia

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 20 UPTD Taman Budaya se-Indonesia mengikuti rapat koordinasi (Rakor) untuk membahas promosi kebudayaan Indonesia. Pertemuan tersebut juga untuk menunjukkan eksistensi taman budaya sebagai tempat berkumpulnya para seniman.

  • ARfest24: Memukau dengan Keindahan dan Kebudayaan Aceh dalam Sorotan Ramadhan
    Gayahidup | 1 bulan lalu
    ARfest24: Memukau dengan Keindahan dan Kebudayaan Aceh dalam Sorotan Ramadhan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pawai mobil hias dan khanduri (kenduri) peutamat daroih telah memeriahkan Aceh Ramadhan Festival 2024 (ARfest24) dengan gemilangnya. Kegiatan yang diselenggarakan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 telah menjadi sorotan utama selama bulan suci Ramadhan.

  • Mahasiswa Malaysia Belajar Kebudayaan Aceh di USK
    Aceh | 2 bulan lalu
    Mahasiswa Malaysia Belajar Kebudayaan Aceh di USK

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Inkubator Usahawan Muda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) menerima kunjungan delegasi Universiti Utara Malaysia (UUM). 

  • Jelang Pekan Kebudayaan Aceh, Gampong Nusa Siap Menampung Wisatawan
    Aceh | 6 bulan lalu
    Jelang Pekan Kebudayaan Aceh, Gampong Nusa Siap Menampung Wisatawan

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 tinggal menghitung hari. Event lima tahunan itu bakal dibuka di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh. Sejumlah penginapan yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar telah jauh-jauh hari dipesan wisatawan yang ingin menyaksikan kegiatan akbar kebudayaan dan seni di Tanah Rencong tersebut.

  • Menggugat Hati kebudayaan Pemimpin Aceh
    Tajuk | 9 bulan lalu
    Menggugat Hati kebudayaan Pemimpin Aceh

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Kebudayaan Aceh saat ini dimaknai segala produk masyarakat yang merupakan hasil cipta, rasa dan karya dalam bentuk tangibel (benda) maupun intangibel (tak benda). Kekayaan kebudayaan di Aceh telah hadir jauh sebelum nama Aceh ada dalam peta dunia. 


    Begitu kayanya histori yang membentuk Aceh saat ini, harusnya menyadarkan kita bahwa bentangan waktu dari zaman ke zaman tersebut menyisakan banyak hal yang dapat di petik agar bermakna dalam kehidupan Aceh saat ini dan masa akan datang.

  • Ketua AAI: Kebudayaan Aceh Harus Diklaim dan Dihidupkan Kembali
    Aceh | 2 tahun lalu
    Ketua AAI: Kebudayaan Aceh Harus Diklaim dan Dihidupkan Kembali

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Aceh, Dr. Bustami Abubakar, M.Hum mengatakan kebudayaan Aceh itu perlu diklaim dan dihidupkan kembali, pada Sabtu (1/1/2022) dalam diskusi bertema "Kilas Balik 2021: Gerakan Kebudayaan di Masa Pandemi" yang disiarkan di kanal YouTube BPNB Aceh.