Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Pemkab Bener Meriah Salurkan 160 Ekor Sapi Meugang Senilai Rp4,55 Miliar
    Pemerintahan | 3 bulan lalu
    Pemkab Bener Meriah Salurkan 160 Ekor Sapi Meugang Senilai Rp4,55 Miliar

    DIALEKSIS.COM | Redelong - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyerahkan 160 ekor sapi kepada 105 kampung yang terdampak langsung bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Selasa (17/2/2026). Bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah melalui Prabowo Subianto untuk mendukung tradisi meugang menjelang Ramadan.

  • Bantuan Presiden untuk Meugang Antara Daging dan Uang
    Feature | 3 bulan lalu
    Bantuan Presiden untuk Meugang Antara Daging dan Uang

    DIALEKSIS.COM| Feature- Aceh yang dilanda prahara amukan alam, banjir bandang dan longsor, menjelang Ramadhan 1447 H (2026) diriuhkan dengan persoalan meugang. Antara uang tunai atau daging.

  • Aktivis Minta Pengawasan Ketat Bantuan Sapi Meugang Presiden Rp72,7 Miliar ke Pemda
    Polkum | 3 bulan lalu
    Aktivis Minta Pengawasan Ketat Bantuan Sapi Meugang Presiden Rp72,7 Miliar ke Pemda

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aktivis Demokrasi Aceh, Yulindawati, mendesak pengawasan ketat terhadap pengelolaan bantuan sapi meugang dari Presiden Republik Indonesia senilai Rp72,7 miliar yang disalurkan kepada 19 kabupaten/kota di Aceh.

    Menurut Yulindawati, besarnya nilai bantuan untuk pengadaan 1.455 ekor sapi tersebut harus diiringi dengan transparansi dan akuntabilitas yang kuat dari pemerintah daerah (pemda) sebagai pihak penerima dan pelaksana distribusi.

  • Jubir MTA: Bantuan Meugang Presiden Harus Daging Sesuai Juklak Mendagri
    Ekonomi | 3 bulan lalu
    Jubir MTA: Bantuan Meugang Presiden Harus Daging Sesuai Juklak Mendagri

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh menegaskan bahwa realisasi Bantuan Meugang Presiden menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi wajib disalurkan dalam bentuk daging, bukan uang tunai.

    Ketentuan itu merujuk langsung pada petunjuk pelaksanaan (juklak) yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri.

  • Kak Na Serahkan Bantuan Sapi Meugang di tiga Gampong Aceh Utara
    Pemerintahan | 3 bulan lalu
    Kak Na Serahkan Bantuan Sapi Meugang di tiga Gampong Aceh Utara

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua TP PKK Aceh Ny Marlina Muzakir, bersama Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, menyerahkan bantuan 3 ekor sapi untuk meugang ke tiga Gampong di Aceh Utara, Jum’at (13/2/2026).

    “Alhamdulillah, hari ini saya bersama Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh dan para pengurus TP PKK Aceh, menyerahkan bantuan sapi meugang di tiga Gampong di Kecamatan Sawang, tepatnya di Gampong Paya Rabo dan Gampong Babah Krueng dan Gampong Panti Jaloh,” ujar Kak Na.

  • Mualem Apresiasi Presiden atas Bantuan Sapi Meugang untuk Aceh
    Pemerintahan | 3 bulan lalu
    Mualem Apresiasi Presiden atas Bantuan Sapi Meugang untuk Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas penyaluran dana bantuan kemasyarakatan untuk pembelian sapi meugang bagi 19 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi dan gempa di Aceh.



  • Pemerintah Aceh Apresiasi Bantuan Presiden untuk Meugang
    Aceh | 4 bulan lalu
    Pemerintah Aceh Apresiasi Bantuan Presiden untuk Meugang

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas rencana Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, memberikan bantuan khusus berupa sapi atau daging sapi guna mendukung pelaksanaan tradisi Meugang menjelang bulan suci Ramadan di Aceh.

  • Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Daging Meugang untuk Aceh Jelang Ramadan 2026
    Pemerintahan | 4 bulan lalu
    Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Daging Meugang untuk Aceh Jelang Ramadan 2026

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan perhatian khusus terhadap masyarakat Aceh dengan menyiapkan bantuan sapi atau daging sapi untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang menjelang bulan suci Ramadan 2026. Bantuan tersebut ditujukan terutama bagi warga yang terdampak bencana, agar tetap dapat menjalankan tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Aceh.