Selasa, 19 Mei 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Pelajar di Banda Aceh Jadi Korban Jambret di Sekitar SPBU Lambhuk

Pelajar di Banda Aceh Jadi Korban Jambret di Sekitar SPBU Lambhuk

Rabu, 28 Januari 2026 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Ilustrasi jambret. Foto: THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Seorang pelajar asal Banda Aceh berinisial RA (16) menjadi korban penjambretan di kawasan belakang SPBU Lambhuk, Banda Aceh, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 15.49 WIB. Dalam peristiwa itu, RA kehilangan satu unit telepon genggam Samsung A13.

Kepada Dialeksis, RA mengungkapkan dirinya sudah merasa diikuti sejak melintas di kawasan Simpang BPKP. Saat itu, ia mengendarai sepeda motor dan meletakkan ponselnya di dashboard motor.

“Saya sempat lihat jam di HP waktu berhenti di lampu merah Simpang BPKP, habis itu saya taruh lagi di dashboard. Sejak dari situ rasanya sudah diikutin,” ujar RA, Rabu (28/1/2026).

RA menuturkan, penjambretan terjadi ketika dirinya memasuki area belakang SPBU Lambhuk. Pelaku tiba-tiba mendekat dan mendorongnya hingga terjatuh, lalu mengambil ponsel yang berada di dashboard motor.

Ia menyebutkan, pelaku tidak menggunakan masker atau penutup wajah lainnya, hanya mengenakan hoodie hitam. 

Menurutnya, kamera CCTV di sekitar Simpang BPKP kemungkinan menjadi satu-satunya petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku, termasuk nomor pelat sepeda motor yang digunakan.

Hingga kini, kejadian tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian. 

“Sekarang Banda Aceh sudah tidak aman lagi. Saya sendiri sampai trauma setelah kejadian ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan tidak meletakkan ponsel di dashboard kendaraan.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI