DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan bahwa eskalasi ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran berpotensi memberi dampak berkelanjutan terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Ia menilai konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah tersebut kemungkinan tidak akan berakhir dalam waktu dekat.
Pernyataan itu disampaikan Luhut melalui akun media sosial pribadinya di Facebook dan Instagram, @luhutpandjaitan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
“Ketegangan yang terjadi antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran merupakan dinamika strategis di Timur Tengah yang memiliki potensi dampak berkelanjutan, terutama bagi kondisi perekonomian Indonesia,” tulis Luhut yang dikutip Dialeksis.com
Menurut dia, salah satu perkembangan yang terus dipantau pemerintah adalah kemungkinan gangguan pada jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting pengiriman minyak dunia.
Luhut mengatakan gangguan terhadap jalur energi itu dapat berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional. “Ketahanan energi merupakan urat nadi yang menentukan kesejahteraan masyarakat serta kesinambungan APBN,” ujarnya.
Ia menambahkan Dewan Ekonomi Nasional saat ini terus mengkaji berbagai langkah kontinjensi untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul dari eskalasi konflik tersebut.
Dalam konteks politik luar negeri, Luhut menegaskan Indonesia tetap berpegang pada prinsip “bebas aktif”. Menurut dia, Indonesia tidak berada pada posisi memihak salah satu pihak dalam konflik global.
Indonesia, kata dia, perlu tetap membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan negara-negara maju sekaligus menjaga hubungan persahabatan dengan negara berkembang, termasuk negara-negara muslim seperti Iran.
“Prinsip ini merupakan amanat para pendiri bangsa yang harus terus kita jaga dan laksanakan,” katanya.
Luhut juga mengingatkan bahwa menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Ia berharap masyarakat tetap solid dalam menghadapi tantangan global yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.
“Saya berharap dengan kesadaran kolektif dan kekompakan seluruh elemen bangsa dalam mendukung langkah-langkah strategis pemerintah, kita dapat melewati tantangan ini bersama dengan tetap menjaga stabilitas ekonomi serta keamanan dalam negeri,” ujar Luhut.