Senin, 22 Juni 2026
Beranda / Pemerintahan / Transformasi Layanan Digital, DPKA Latih 30 Pengelola Perpustakaan di Bireuen Gunakan INLISLite

Transformasi Layanan Digital, DPKA Latih 30 Pengelola Perpustakaan di Bireuen Gunakan INLISLite

Selasa, 12 Mei 2026 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menggelar pelatihan penerapan aplikasi Integrated Library System (INLISLite) versi 3.2.  30 pengelola perpustakaan SMA/sederajat dan perpustakaan gampong di Kabupaten Bireuen, Selasa (12/5/2026). [Foto: Net]


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) terus mendorong transformasi digital layanan perpustakaan di daerah melalui penerapan aplikasi Integrated Library System (INLISLite) versi 3.2. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan yang diikuti 30 pengelola perpustakaan SMA/sederajat dan perpustakaan gampong di Kabupaten Bireuen, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen itu merupakan hasil kolaborasi DPKA dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan berbasis teknologi informasi.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Arkin dan Zulfiqri, yang juga tergabung dalam Aceh Library Consultant. Peserta mendapatkan materi mengenai implementasi INLISLite, mulai dari pengelolaan koleksi, keanggotaan, layanan sirkulasi, hingga praktik penggunaan aplikasi secara langsung.

Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan DPKA, Diaz Furqan, mengatakan penerapan INLISLite merupakan salah satu strategi modernisasi perpustakaan yang terus didorong pemerintah Aceh.

Menurut dia, sistem otomasi perpustakaan menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tuntutan layanan informasi yang semakin cepat, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengelola perpustakaan mampu mengoperasikan INLISLite secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional,” ujar Diaz.

Ia menambahkan, penguasaan teknologi oleh pengelola perpustakaan menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan informasi di era digital.

Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya DPKA memperluas penerapan sistem otomasi perpustakaan di berbagai kabupaten/kota di Aceh, sehingga pengelolaan koleksi dan layanan perpustakaan dapat dilakukan secara lebih modern dan terstandar. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes