DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sastrawan dan budayawan Aceh, Lesik Keti Ara atau lebih dikenal dengan L.K. Ara, menyerahkan secara langsung buku terbarunya berjudul Riwayat Sultanah Safiatudin kepada Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Pendopo Wali Kota Banda Aceh.
Penyerahan buku tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh penghormatan. L K Ara menyerahkan karyanya dengan penuh takzim, sementara Wali Kota Illiza menyambutnya dengan apresiasi dan senyum hangat sebagai bentuk dukungan terhadap dunia literasi dan pelestarian sejarah Aceh.
Buku Riwayat Sultanah Safiatudin mengangkat kembali jejak kepemimpinan Sultanah Safiatuddin Syah, tokoh perempuan penting dalam sejarah Kesultanan Aceh. Melalui karya ini, LK Ara menghadirkan narasi sejarah yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif bagi generasi masa kini, khususnya perempuan Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Illiza mengaku merasa terhormat dapat menerima langsung buku tersebut dari penulisnya. Ia juga memberikan kata sambutan resmi yang dimuat pada bagian awal buku sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pelestarian sejarah di Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza menekankan pentingnya menghadirkan kembali figur Sultanah Safiatuddin sebagai inspirasi kepemimpinan perempuan yang berakar pada nilai-nilai keislaman, kecerdasan, dan kebijaksanaan. Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi penting bagi generasi muda dalam memahami sejarah Aceh sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan kepemimpinan perempuan di Tanah Rencong.
Sementara itu, L K Ara menyampaikan bahwa dimuatnya kata sambutan Wali Kota dalam bukunya menjadi kehormatan tersendiri. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan literasi sangat penting untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh-tokoh besar Aceh.
Pertemuan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara dunia literasi dan pemerintahan dalam memperkuat identitas serta kebanggaan sejarah Banda Aceh sebagai kota dengan tradisi kepemimpinan perempuan yang kuat.
Dengan terbitnya Riwayat Sultanah Safiatudin, L K Ara kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan karya-karya yang berpijak pada sejarah, spiritualitas, dan kebudayaan Aceh.