Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / BIB Kemenag Buka Jalur Akselerasi, Alumni Pendidikan Keagamaan Bisa Langsung Tempuh S2-S3

BIB Kemenag Buka Jalur Akselerasi, Alumni Pendidikan Keagamaan Bisa Langsung Tempuh S2-S3

Minggu, 17 Mei 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kementerian Agama Buka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 Skema Program Magister Lanjut Doktor (PMLD). [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama memperluas akses beasiswa pendidikan tinggi melalui skema akselerasi baru yang memungkinkan alumni pendidikan keagamaan menempuh jenjang magister hingga doktor secara berkelanjutan dalam satu jalur studi. Skema ini hadir dalam Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) pada Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026.

Ini merupakan program yang pertama kali diluncurkan tahun ini. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori menjelaskan, program ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.

“Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor,” ujar Ruchman di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Menurut Ruchman, skema PMLD memberikan kesempatan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan berusia maksimal 25 tahun untuk melanjutkan studi tanpa jeda akademik. Peserta yang lolos akan menempuh studi selama total 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.

“Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih,” jelasnya.

Ia menilai model akselerasi tersebut dapat mempercepat penguatan kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam melahirkan calon akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Puspenma Siti Maria Ulfa mengatakan, program ini diperuntukkan bagi alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag.

Kategori pendaftar meliputi lulusan sarjana perguruan tinggi keagamaan, alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), lulusan program studi agama di perguruan tinggi umum, alumni Ma'had Aly, hingga lulusan pendidikan menengah binaan Kemenag seperti pondok pesantren dan madrasah aliyah.

Pendaftaran dibuka hingga 31 Mei 2026. Pendaftar dapat memilih salah satu dari tiga kampus mitra, yakni Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta program Pengkajian Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta program Studi Islam, atau Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang program Studi Islam.

Sebagai persyaratan administrasi, calon peserta wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan/atau Arab yang masih berlaku, sesuai standar yang telah ditetapkan. 

Informasi lengkap terkait skema PMLD dan persyaratan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Agama di http://beasiswa.kemenag.go.id serta laman pendaftaran terintegrasi LPDP http://www.beasiswalpdp-terintegrasi.kemekeu.go.id. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI