Logo Dialeksis
Beranda / Parlemen Kita / Haji Uma Lepaskan Fazzilul dari Kurungan

Haji Uma Lepaskan Fazzilul dari Kurungan

Minggu, 22 Desember 2019 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Haji Uma memakaikan baju baru kepada Adik Fazzilul. [Foto: Ist.]

DIALEKSIS.COM | Meulaboh - H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma anggota DPD RI asal Aceh melepaskan Fazillul dari kurungan, bocah laki-laki usia 7 tahun asal gampong Panggong Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat yang sejak usia 6 bulan dikurung oleh orang tuanya karena tidak ada yang menjaganya.

Ibu Fazzilul merupakan janda miskin yang hidup diatas tanah orang lain di desa tersebut, sejak setahun terakhir ibunya juga menderita sakit stroke. Untuk makan sehari-hari Fazzilul dan keluarga berharap dari uluran tangan masyarakat sekitar

Melihat kehidupan Fazzilul dan keluarganya yang tidak layak huni, Haji Uma menyewakan 1 unit rumah untuk ditempati oleh Fazzilul dan keluarga. Sekarang Fazzilul tidak lagi harus dikurung dan dapat bermain bebas di rumah barunya.

"Sangat memprihatinkan melihat kondisi adik Fazzilul dan ibunya yang tinggal di gubuk tak layak huni, saya juga sudah menyewakan 1 unit rumah untuk mereka tempati sambil menunggu pembangunan rumah layak huni oleh pihak gampong yang sudah berkomitmen dengan saya," ungkap Haji Uma prihatin.

Haji Uma juga menugaskan stafnya untuk mengurus pengobatan Fazzilul dan ibunya ke RSUZA Banda Aceh termasuk menanggung biaya hidup pendamping mereka selama berobat 

"Adik Fazzilul harus mendapatkan pengobatan, itu adalah haknya sebagai warga negara, nanti staf saya akan mendampingi mereka di RSUZA untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut," terang Haii Uma lagi.

Kedatangan Haji Uma didampingi oleh Abu Saba sosok berjiwa sosial yang cukup berjasa dalam pemulangan jenazah masyarakat Aceh di Malaysia. 

Sementara itu setelah berita bocah Fazzilul viral di media sosial, bantuan terus berdatangan, seorang pengusaha toko emas di Meulaboh menghibahkan tanah untuk dibangunkan rumah, kemudian perangkat desa mengganggarkan dana desa untuk pembangunan rumah untuk Fazzilul dan keluarganya, belum lagi bantuan sembako dan uang atas keprihatinan kepada Fazzilul dan keluarga. (rls)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda