DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali membuka pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha, lembaga, dan pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional.
Pendaftaran ajang penghargaan tersebut dibuka mulai 18 Juni hingga 24 Juli 2026 tanpa dipungut biaya.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, IHYA merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong Indonesia menjadi pusat industri halal dunia. Menurut dia, potensi pasar produk halal, baik di dalam maupun luar negeri, terus berkembang dan berpeluang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami berharap semakin banyak pelaku industri yang berpartisipasi dalam IHYA 2026. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa produk halal Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki nilai tambah dan daya saing yang kuat di tingkat global,” kata Faisol, Sabtu (20/6/2026)
Pada penyelenggaraan tahun ini, Kemenperin menambahkan dua kategori baru, yakni Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Industri Halal Terbaik dan Lembaga Pengelola Sentra IKM Pendukung Industri Halal Terbaik. Penambahan kategori tersebut ditujukan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan kalangan akademisi dalam membangun ekosistem industri halal.
Secara keseluruhan, IHYA 2026 akan memberikan 22 penghargaan yang terbagi dalam tujuh kategori utama, meliputi perusahaan industri besar, perusahaan industri kecil dan menengah (IKM), perusahaan kawasan industri, lembaga pengelola sentra IKM, lembaga pemerintah, institusi pendidikan tinggi, serta lembaga jasa keuangan.
Selain sebagai ajang apresiasi, IHYA 2026 juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pelaku usaha menghadapi pemberlakuan wajib sertifikasi halal yang akan berlaku pada 18 Oktober 2026.
Kewajiban tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, kulit, hingga produk peralatan makan dan minum. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, IHYA mencatat partisipasi sebanyak 1.031 peserta dari berbagai sektor industri. [in]
