DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK) Jakarta menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada siswa yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan tersebut meliputi seragam sekolah, jilbab, sepatu, serta tas sekolah.
Penyaluran donasi ini dilakukan seiring dengan kembali aktifnya kegiatan belajar mengajar di Aceh Tengah sejak Senin, 5 Januari 2026. Bantuan difokuskan kepada siswa yang terdampak langsung bencana alam agar dapat kembali mengikuti proses pendidikan dengan layak.
Perwakilan IKA USK Jakarta di Aceh Tengah, Razikin Akbar, mengatakan bahwa sejumlah sekolah di daerah tersebut mulai kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada hari ini. Oleh karena itu, pihaknya bergerak cepat menyalurkan bantuan yang sebelumnya telah disiapkan.
“Penyaluran bantuan ini kami lakukan beberapa hari lalu dan dikhususkan bagi siswa yang terdampak langsung banjir dan longsor di Aceh Tengah,” kata Razikin kepada Dialeksis, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari kampung-kampung terdampak. Setelah data diterima, pihaknya langsung membelanjakan donasi yang dititipkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan korban, terutama perlengkapan sekolah bagi para siswa.
“Donasi yang kami terima langsung kami belanjakan sesuai kebutuhan korban. Salah satu prioritas kami adalah perlengkapan sekolah agar anak-anak tetap bisa belajar,” ujarnya.
Menurut Razikin, bantuan tersebut bertujuan untuk menjaga semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana, sehingga mereka tidak kehilangan kesempatan untuk terus menimba ilmu meskipun berada dalam kondisi sulit.
“Kami berharap kondisi segera membaik. Masih banyak anak usia sekolah yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang terdampak langsung banjir dan longsor di Aceh Tengah,” ungkapnya.
Selain itu, Razikin juga berharap pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, dapat memberikan perhatian lebih spesifik terhadap kebutuhan para siswa yang terdampak bencana, terutama dalam memastikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
“Banyak siswa kehilangan perlengkapan sekolah karena rumah orang tua mereka terdampak banjir dan longsor. Baju sekolah dan sepatu tidak lagi mereka miliki, apalagi buku. Pemerintah perlu lebih serius melihat kondisi adik-adik kita ini, karena merekalah generasi masa depan,” tegas Razikin.
Di akhir pernyataannya, Razikin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan bantuan mereka melalui IKA USK Jakarta untuk disalurkan kepada korban banjir dan longsor di Aceh.
“Selain di Aceh Tengah, IKA USK Jakarta juga aktif menyalurkan bantuan di sejumlah daerah terdampak lainnya seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, dan beberapa kabupaten lainnya,” pungkasnya.