Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / BPOM Perkuat Sistem Lot Release Vaksin, Dapat Hibah USD4,69 Juta dari Gates Foundation

BPOM Perkuat Sistem Lot Release Vaksin, Dapat Hibah USD4,69 Juta dari Gates Foundation

Kamis, 26 Februari 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penguatan fungsi regulatori, khususnya pada tahapan lot release, menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap bets vaksin memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu sebelum diedarkan ke masyarakat. [Foto: dok. BPOM]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memulai program penguatan regulasi vaksin nasional yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dan efisiensi proses lot release. 

Program ini didukung hibah senilai USD4,69 juta dari Bill & Melinda Gates Foundation dengan periode pelaksanaan hingga 31 Oktober 2028. Kick-off meeting digelar pada Jumat (30/1/2026) sebagai penanda dimulainya implementasi program tersebut.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penguatan fungsi regulatori, khususnya pada tahapan lot release, menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap bets vaksin memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu sebelum diedarkan ke masyarakat. 

“Program ini diharapkan dapat menjadi dukungan dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia pengawasan obat, khususnya vaksin, melalui pelatihan serta fasilitasi akses ke jejaring tingkat global dan pakar teknis,” ujar Taruna, Kamis (26/2/2026)

Lot release merupakan tahapan evaluasi dan pengujian terhadap setiap bets vaksin sebelum distribusi. Melalui hibah ini, BPOM akan memperkuat kapasitas laboratorium pengujian, meningkatkan kompetensi SDM, serta menyempurnakan sistem evaluasi berbasis risiko. Dengan sistem yang lebih terstandardisasi dan terukur, proses evaluasi ditargetkan berlangsung lebih cepat tanpa menurunkan standar pengawasan mutu.

Selain pengembangan SDM, program bertajuk “Vaccine Regulatory Strengthening in Indonesia to Improve Lot Release Capacity and Efficiency” ini juga mencakup penyempurnaan pedoman kerja serta optimalisasi tata kelola proses lot release. 

BPOM menegaskan, percepatan proses dilakukan dengan tetap menjunjung prinsip keamanan, khasiat, dan mutu sesuai standar nasional maupun internasional.

Melalui implementasi program ini, BPOM menargetkan sistem pengawasan vaksin Indonesia semakin adaptif terhadap peningkatan kebutuhan nasional, baik untuk imunisasi rutin maupun respons kedaruratan kesehatan. Penguatan ini sekaligus mempertegas peran BPOM sebagai otoritas regulatori vaksin yang kredibel di tingkat nasional dan global. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI