Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / BPOM Buka Sentra Informasi Produk Palsu, Publik Bisa Cek Keaslian Obat dan Makanan

BPOM Buka Sentra Informasi Produk Palsu, Publik Bisa Cek Keaslian Obat dan Makanan

Minggu, 08 Februari 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan Sentra Informasi Obat dan Makanan Palsu sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari peredaran produk palsu.[Foto: SinPo]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan Sentra Informasi Obat dan Makanan Palsu sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari peredaran produk palsu. Layanan  memungkinkan masyarakat serta pelaku usaha memperoleh kepastian keaslian produk secara cepat dan terintegrasi.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan sentra informasi ini menjadi langkah transformatif untuk menyatukan fungsi pengawasan, penindakan, dan laboratorium dalam satu sistem terpadu. 

“Pengawasan obat dan makanan palsu yang terintegrasi antara fungsi pengawasan, penindakan, dan laboratorium hingga melibatkan lintas sektor terkait harus segera dilakukan,” ujar Taruna dalam peluncuran layanan tersebut.

Sentra Informasi Obat dan Makanan Palsu dapat diakses melalui menu SENTRA atau pop-up pada laman cegahtangkal.pom.go.id. Masyarakat yang meragukan keaslian produk diminta mengisi formulir laporan disertai identitas, lokasi atau tautan pembelian, foto produk, serta bukti transaksi. BPOM akan memverifikasi dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

Taruna menegaskan peredaran obat dan makanan palsu menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya tren belanja daring. 

“Produk palsu lebih berisiko dibandingkan produk ilegal lainnya karena sangat sulit dideteksi secara kasat mata dan sering kali mengandung bahan berbahaya yang mengancam jiwa,” katanya.

Selain membangun kanal informasi, BPOM juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan menandatangani nota kesepahaman bersama Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) serta melibatkan asosiasi pelaku usaha dan akademisi. 

BPOM berharap peran aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan produk palsu dapat memperkuat upaya pencegahan sejak dini. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI