Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / ATR/BPN Ngebut! 25 Juta Hektare Peta Tanah Ditargetkan Lebih Akurat Tahun Ini

ATR/BPN Ngebut! 25 Juta Hektare Peta Tanah Ditargetkan Lebih Akurat Tahun Ini

Senin, 19 Januari 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengebut peningkatan kualitas data pertanahan pada 2026. [Foto: dok. ATR/BPN]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengebut peningkatan kualitas data pertanahan pada 2026. Fokus utama diarahkan pada perbaikan peta lama agar data bidang tanah lebih akurat dan bebas tumpang tindih.

Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya, menargetkan lebih dari separuh peta dasar nasional telah memiliki tingkat akurasi tinggi tahun ini, atau setara 25 juta hektare.

Selain itu, ATR/BPN menargetkan penyelesaian perbaikan enam juta bidang tanah dari kategori peta lama (KW456). Upaya ini melibatkan pemberdayaan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) serta pelaksanaan di sejumlah daerah prioritas.

Di sisi lain, Ditjen SPPR juga mendorong percepatan layanan pengukuran tanah melalui penerapan Service Level Agreement (SLA) baru. Pengukuran ditargetkan rampung maksimal tiga hari kerja untuk mencegah penumpukan permohonan.

Penerapan SLA yang sebelumnya diuji coba di dua kantor pertanahan kini diperluas ke tujuh kantor, dengan target 120 kantor pertanahan besar menerapkan skema tersebut pada 2026. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI