Kamis, 08 Oktober 2026
Beranda / Berita / Nasional / ATR/BPN Dorong Integrasi Data Tanah, Tata Ruang dan Nilai Tanah

ATR/BPN Dorong Integrasi Data Tanah, Tata Ruang dan Nilai Tanah

Kamis, 08 Oktober 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan mendorong integrasi data hak atas tanah, tata ruang, dan nilai tanah untuk mendukung penyelesaian persoalan tata ruang dan wilayah. [Foto: dok. ATR/BPN]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan mendorong integrasi data hak atas tanah, tata ruang, dan nilai tanah untuk mendukung penyelesaian persoalan tata ruang dan wilayah.

Menurut Ossy, data hak, tata ruang, dan nilai tanah masih kerap berada dalam sistem yang terpisah. Padahal, ketiganya berkaitan dengan bidang tanah yang sama.

Ia mendorong konsep One Map berkembang menjadi One Parcel hingga One Integrated Land Information Ecosystem. "Tanahnya tidak berpindah. Luasnya juga tidak berubah. Tetapi, nilai ekonominya dapat berubah secara drastis," ujar Ossy, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, perubahan nilai tanah dapat dipengaruhi aksesibilitas, pembangunan infrastruktur, aktivitas ekonomi, tata ruang, dan kepastian hukum. Karena itu, profesi penilai dinilai memiliki peran penting dalam membaca perubahan nilai tanah dan dampak pembangunan terhadap suatu kawasan.

“Jangan sampai kita memiliki peta hak yang baik, peta tata ruang yang baik, peta nilai tanah yang baik, tapi ketiganya hidup di dunia yang berbeda, terfragmentasi di sana-sini. Ketika ketiganya dapat terhubung, kita tidak hanya akan mengetahui di mana tanah berada, tetapi juga siapa yang memiliki hak, apa yang dapat dilakukan di atasnya, dan bagaimana nilai ekonominya berkembang,” pungkas Ossy. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI