Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Konektivitas Laut Diperkuat, ASDP Dorong Wakatobi Jadi Magnet Wisata Dunia

Konektivitas Laut Diperkuat, ASDP Dorong Wakatobi Jadi Magnet Wisata Dunia

Sabtu, 07 Februari 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Konektivitas Laut Diperkuat, ASDP Dorong Wakatobi Jadi Magnet Wisata Dunia. [Foto: dok. ASDP]


DIALEKSIS.COM | Bau-bau - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Cabang Bau-Bau terus memperkuat layanan penyeberangan menuju Kepulauan Wakatobi guna mendukung konektivitas wilayah kepulauan, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Penguatan layanan ini menjadi bagian dari komitmen ASDP dalam membuka akses mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kapal penyeberangan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, lintasan menuju Wakatobi tidak hanya menghubungkan pulau ke pulau, tetapi juga memperluas peluang pasar bagi masyarakat lokal. 

“Konektivitas laut menjadi jembatan ekonomi yang mendukung pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (7/2/2026).

Wakatobi dikenal sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia yang berada di kawasan Coral Triangle dengan kekayaan terumbu karang dan biodiversitas laut yang tinggi. 

Selain pariwisata, wilayah ini juga ditopang oleh potensi sumber daya pangan dan hasil laut, sehingga kelancaran transportasi laut menjadi faktor kunci dalam menjaga distribusi barang dan stabilitas ekonomi masyarakat.

General Manager ASDP Cabang Bau-Bau, Zullivan Ramadhana, menyampaikan saat ini ASDP mengoperasikan lima lintasan komersial dan 14 lintasan perintis dengan dukungan 14 unit kapal. 

Sepanjang 2025, layanan penyeberangan menuju Wakatobi telah melayani lebih dari 14 ribu penumpang dan sekitar 10 ribu kendaraan, menegaskan tingginya kebutuhan konektivitas serta peran penting ASDP dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kepulauan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI