DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membuka program kerja dan magang ke Jepang bagi 30 putra-putri daerah. Program ini digelar untuk membuka peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Aceh Barat dengan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat dan Dinas Pendidikan Aceh melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat.
"Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat untuk membuka lapangan pekerjaan dan menurunkan jumlah pengangguran. Untuk tahap awal akan diberangkatkan sebanyak 30 orang peserta," kata Tarmizi yang dilansir pada Minggu (20/9/2026).
Program tersebut dikhususkan bagi warga asli Aceh Barat yang dibuktikan dengan KTP dan akta kelahiran. Peserta minimal lulusan SMA/SMK, berusia 18-28 tahun, dengan tinggi badan minimal 158 cm untuk laki-laki dan 150 cm untuk perempuan. Peserta juga wajib lolos seleksi, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan.
Peserta yang diterima akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan bersama instruktur tersertifikasi. Pemkab Aceh Barat menyediakan fasilitas pelatihan, termasuk makan dan minum, modul, buku, tas, serta uang transportasi.
Selain 30 peserta yang dibiayai Pemkab, tersedia pula kuota kelas mandiri untuk 20 orang. Biaya pelatihan tetap gratis, sedangkan kebutuhan seperti modul, pakaian, makan, dan lainnya ditanggung peserta.
Pendaftaran dibuka pada 21-25 September 2026 di Kantor Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Aceh Barat, Desa Lapang. Peserta yang lolos dijadwalkan berangkat ke Jepang pada awal 2027. [*]