Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Kementan Dorong Kredit KUA untuk Peternakan Unggas, Plafon Rp2 Miliar

Kementan Dorong Kredit KUA untuk Peternakan Unggas, Plafon Rp2 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Makmun, mengatakan pembiayaan menjadi fondasi utama dalam mendorong hilirisasi sektor peternakan. [Foto: dok. Kementan]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Pertanian mempercepat penguatan sektor peternakan unggas melalui optimalisasi skema pembiayaan Kredit Usaha Alsintan (KUA) guna mendorong peningkatan produksi dan efisiensi usaha. Langkah ini dinilai krusial di tengah tren kenaikan kebutuhan protein hewani nasional. Pemerintah ingin memastikan akses pembiayaan semakin luas dan tepat sasaran.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Makmun, mengatakan pembiayaan menjadi fondasi utama dalam mendorong hilirisasi sektor peternakan. 

“Skema KUA diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mudah diakses, dan mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha peternakan di berbagai daerah,” ujarnya. dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (6/5/2026).

Sejak diluncurkan pada 2023, KUA menawarkan plafon pembiayaan hingga Rp2 miliar dengan bunga sekitar 3%, melengkapi program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Skema ini diarahkan untuk mendukung pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), termasuk pembangunan kandang modern dan pengadaan sarana produksi berbasis teknologi.

Di sisi lain, sektor perbankan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Penilaian kelayakan usaha dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek karakter, kapasitas, serta kesiapan bisnis peternak. Pendampingan teknis dan monitoring juga disiapkan untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Pemerintah berharap skema pembiayaan ini mampu menjadi motor transformasi peternakan unggas menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI