Beranda / Ekonomi / Kejatuhan Bisnis Ritel: Saham Bank CT Terjun, Transmart Berhenti Beroperasi

Kejatuhan Bisnis Ritel: Saham Bank CT Terjun, Transmart Berhenti Beroperasi

Minggu, 18 Februari 2024 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Chairul Tanjung (CT). Foto:  bgipin


DIALEKSIS.COM | Nasional - Kekayaan Chairul Tanjung (CT) mengalami penurunan sebesar USD9 juta. Kekayaan bersih CT kini sekitar USD5,4 miliar atau sekitar Rp83,6 triliun, namun peringkatnya dalam daftar orang terkaya versi Forbes turun menjadi nomor 531.

Seperti yang diketahui, CT Corp memiliki perusahaan sub holding yang salah satunya mengalami penurunan secara finansial. Salah satu entitasnya, PT Mega Corpora (Mega Corp), yang memiliki PT Bank Mega Tbk (MEGA) dan PT Allo Bank Indonesia Tbk atau Allo Bank (BBHI), ikut merasakan dampaknya.

Berdasarkan data perdagangan terakhir pada Jumat (16/2/2024), saham MEGA tidak menunjukkan pergerakan signifikan. Saham Bank Mega, yang merupakan bagian dari PT Bank Karman, tetap bertahan di level 5.025.

Kinerja saham MEGA cenderung stagnan dan menunjukkan penurunan dalam 30 hari perdagangan terakhir, dengan penurunan -175 poin atau koreksi sebesar 2,55%. Bahkan dalam setahun terakhir, saham Bank Mega mengalami penurunan sebesar 6,51%.

Hal yang serupa terjadi pada saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI), bank digital yang merupakan hasil kolaborasi antara Chairul Tanjung, Grup Salim, dan PT Bukalapak.com Tbk. Saham BBHI juga mengalami penurunan dalam satu tahun terakhir.

Pada perdagangan terakhir, Jumat (16/2), saham Allo Bank ditutup melemah sebesar 10 poin atau 0,84% ke level 1.175. Dalam 30 hari terakhir, saham BBHI cenderung turun 15,65%, dengan fluktuasi stagnan dan sedikit kenaikan. Dalam satu tahun terakhir, saham Allo Bank mengalami penurunan sebesar 29,00%.

Selain itu, pada semester II tahun 2023, Transmart mengalami penutupan gerai. Pada 1 November 2023, Transmart Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang dimiliki oleh Chairul Tanjung, resmi menutup gerainya setelah beroperasi selama 22 tahun.

"Dengan berat hati kami sampaikan bahwa per tanggal 1 November 2023, Transmart Lebak Bulus akan berhenti melayani pelanggan dan ditutup secara permanen," kata Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid, pada 13 Oktober 2023.

Keputusan untuk menutup gerai Transmart Lebak Bulus diambil setelah berakhirnya masa kontrak antara PT Trans Retail Indonesia dengan pemilik lahan gedung, yakni PT Metropolitan Kentjana Tbk.

Menurut laporan dari United States Department of Agriculture (USDA), berdasarkan data Euromonitor edisi Juli 2023 yang berjudul Indonesia: Retail Foods, Transmart Carrefour (PT Trans Retail Indonesia) menempati posisi ke-6 di bawah Superindo (Koninklijke Ahold Delhaize NV) dengan nilai penjualan sebesar USD318 juta dan jumlah outlet sebanyak 86.

Kami telah meminta konfirmasi dari Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid, mengenai penutupan gerai dan posisi ritel kelas hypermarket tersebut, namun hingga saat tulisan ini diterbitkan, belum ada jawaban.

Keyword:


Editor :
Redaksi

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda