Beranda / Ekonomi / Mengenal Orang Terkaya Versi Forbes 2023

Mengenal Orang Terkaya Versi Forbes 2023

Minggu, 12 November 2023 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi seseorang sedang membaca majalah Forbes | Hadrian/Shutterstock


DIALEKSIS.COM | Nasional - Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires, Jumat (10/11/2023). Dalam daftar itu, konglomerat Prajogo Pangestu menduduki peringkat pertama dengan total kekayaan 38,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 607 triliun (kurs Rp 15.686). Prajogo mengungguli Low Tuck Kwong yang sebelumnya dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia. 

Menurut Forbes Real Time Billionaires, Low Tuck Kwong berada di urutan kedua dengan nilai kekayaan 26,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 415,6 triliun. 

Diberitakan Kontan, kenaikan kekayaan Prajogo Pangestu beriringan dengan melesatnya harga saham emiten-emiten miliknya. Pada Jumat, harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 9,81 persen ke level Rp 1.175. Sementara PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik 1,35 persen ke level Rp 3.000 per saham. 

Lantas, siapa Prajogo Pangestu?

Dikutip dari Kompas.com (2019), Prajogo Pangestu merupakan pria kelahiran Kalimantan Barat pada 1944. Nama aslinya adalah Phang Djoem Phen. 

Prajogo merupakan putra dari seorang pedagang karet. Dia terlahir dari keluarga biasa yang membuatnya hanya mampu mengenyam pendidikan sampai di tingkat sekolah menengah. 

Pria berusia 79 tahun ini juga pernah berprofesi sebagai sopir angkot pada 1960-an. Saat masih menjadi sopir angkot, Prajogo bertemu dengan pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray yang mengajaknya bergabung di perusahaan industri kayu, PT Djajanti Group. 

Prajogo kemudian dipercaya menjadi general manager Pabrik Plywood Nusantara di Gresik, Jawa Timur pada 1976. Setahun berkarier, Prajogo memutuskan untuk keluar dan memulai bisnisnya dengan membeli CV Pacific Lumber Coy.

Setelah membeli CV Pacific Lumber Coy, Prajogo mengganti namanya menjadi PT Barito Pacific Timber. Pada 1993, perusahaan tersebut mulai dikenal masyarakat dan namanya berubah kembali menjadi Barito Pacific pada 2007. 

Dikutip dari Forbes, bisnis itu pun berkembang di berbagai bidang. Pada 2007, Barito Pacific mengakuisisi 70 persen saham perusahaan petrokimia Chandra Asri yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. 

Lalu, pada 2011 misalnya, Prajogo mendirikan PT Chandra Asri Petrochemical yang merupakan penggabungan dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terbesar di Indonesia. Thaioil mengakuisisi 15 persen saham Chandra Asri pada Juli 2021. 

Pada 2022 Prajogo membeli 33,33 persen saham Star Energy dari BCPH Thailand dengan nilai 440 juta dollar AS. Perusahaan itu sudah diincarnya sejak 2009. Akuisisi dilakukan melalui perusahaan di bawah kendali, Green Era. 

Perusahaan swasta SIngapura itu tercatat memiliki 3 proyek panas bumi di Indonesia, yaitu PLTP Wayang Windu, PLTP Salak, dan PLTP Darajat, yang ketiganya berada di Provinsi Jawa Barat. 

Setelah membawa perusahaan pertambangan batu baranya, Petrindo Jaya Kreasi, menjadi perusahaan publik pada Maret 2023, Prajogo mendaftarkan anak perusahaannya yang bergerak di bidang energi terbarukan, Barito Renewables Energy, enam bulan kemudian di bulan Oktober 2023.

Sebelum dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 1 di Indonesia versi Forbes, Prajogo beberapa kali masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. 

Pada akhir 2021, dia pernah menduduki posisi ketiga sebagai orang terkaya di Indonesia, di bawah pemilik bos Djarum, Hartono bersaudara, dan keluarga Widjaja. 

Pada akhir 2023, Prajogo resmi menjadi orang terkaya di Indonesia versi Forbes, Pantauan Kompas.com, beberapa harga saham emiten-emiten miliknya naik pesat, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Renewables Energy Tbk (BREN).

Daftar orang terkaya di Indonesia 2023 

Mengacu pada Forbes Real Time Billionaires per Jumat (10/11/2023), berikut daftar orang terkaya di Indonesia pada 2023: 

1. Prajogo Pangestu 38,7 miliar dollar AS 

2. Low Tuck Kwong 26,5 miliar dollar AS 

3. R.Budi Hartono 24,3 miliar dollar AS 

4. Michael Hartono 23,3 miliar dollar AS 

5. Sri Prakash Lohia 6,5 miliar dollar AS 

6. Chairul Tanjung 5,6 miliar dollar AS 

7. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono 4,4 miliar dollar AS 

8. Tahir & Family 4,3 miliar dollar AS 

9. Dewi Kam 4,3 miliar dollar AS 

10. Djoko Susanto 4,3 miliar dollar AS.

[kompas.com]

Keyword:


Editor :
Redaksi

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda