Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Dua Bulan Pasca Banjir, Harga Daging Sapi dan Kerbau di Banda Aceh Kian Stabil

Dua Bulan Pasca Banjir, Harga Daging Sapi dan Kerbau di Banda Aceh Kian Stabil

Sabtu, 24 Januari 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Penjual sedang membersihkan daging di pasar Al Mahirah, Banda Aceh. Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com. 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dua bulan pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, harga daging sapi di Kota Banda Aceh terpantau semakin stabil. 

Kondisi ini terjadi di tengah masih tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya, khususnya sayur-mayur dan ikan.

Pantauan di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh, Sabtu, 24 Januari 2026, menunjukkan harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga normal yang biasanya mencapai Rp160 ribu per kilogram.

Pedagang daging sapi di Pasar Al Mahirah, Khairul Umam, mengatakan hingga kini belum ada kenaikan harga daging sapi maupun kerbau meski sempat terjadi gangguan distribusi akibat bencana alam.

“Sekarang ini harga daging masih normal, Rp150 ribu per kilonya. Bahkan lebih murah dari harga biasanya yang Rp160 ribu,” kata Khairul kepada media dialeksis.com. 

Ia menjelaskan, kenaikan harga daging umumnya hanya terjadi menjelang hari-hari besar Islam, seperti bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Di luar momentum tersebut, harga daging cenderung kembali stabil.

“Kalau bukan momen besar keagamaan, harga daging sapi biasanya normal, tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Selain daging sapi, harga bagian lainnya juga relatif terjangkau. Tulang rusuk dibanderol Rp80 ribu per kilogram, sementara jeroan dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga daging kambing saat ini dijual Rp110 ribu per kilogram, turun dari harga normal yang sebelumnya berada di angka Rp120 ribu per kilogram.

Stabilnya harga daging sapi ini menjadi angin segar bagi masyarakat Banda Aceh, terutama setelah tekanan ekonomi akibat bencana banjir serta kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya dalam beberapa waktu terakhir.

Salah seorang pembeli, Nur Hayati, mengaku stabilnya harga daging sapi dan kerbau cukup membantu masyarakat, terutama setelah bencana banjir yang sempat memukul perekonomian warga.

“Harga daging sekarang masih terjangkau. Setelah banjir kemarin, kebutuhan rumah tangga banyak, jadi kalau harga daging stabil seperti ini sangat membantu,” tutupnya.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI