Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Bantuan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga April, 33,2 Juta Warga Jadi Sasaran

Bantuan Beras-Minyak Goreng Diperpanjang hingga April, 33,2 Juta Warga Jadi Sasaran

Sabtu, 28 Maret 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa. [Foto: Humas Bapanas]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng diperpanjang hingga April 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat distribusi kepada 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, perpanjangan dilakukan karena proses distribusi masih berlangsung dan membutuhkan waktu tambahan.

"Distribusinya akan dilakukan Maret ini sampai April. Ada perpanjangan dan kami di Bapanas sudah membuatkan itu," ujar Ketut dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (28/3/2026).

Berdasarkan laporan per 25 Maret, realisasi penyaluran telah mencapai 382.529 penerima di 24 provinsi. Total bantuan yang telah disalurkan meliputi 7,65 juta kilogram beras dan 1,53 juta liter minyak goreng.

Ketut menegaskan, Perum Bulog sebagai pelaksana penugasan diminta mempercepat distribusi agar target penyaluran dapat selesai dalam waktu satu bulan ke depan.

"Ini harus dikerjakan di Bulog secepatnya di bulan April, sehingga seluruh target bisa segera didistribusikan," tegasnya.

Program bantuan pangan ini memiliki total anggaran Rp 11,92 triliun. Bantuan diberikan dalam bentuk 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per keluarga penerima manfaat selama dua bulan.

Jumlah penerima program tahun ini meningkat signifikan menjadi 33,2 juta dari sebelumnya sekitar 18,2 juta penerima. Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan penerima terbanyak, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan jumlah penerima di wilayah Indonesia timur, termasuk Papua dan Maluku, guna pemerataan bantuan.

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyebut program ini merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional.

"Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, pemerintah menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, program serupa telah menjangkau lebih dari 18 juta penerima hingga Januari 2026, dengan total distribusi mencapai 363,3 ribu ton beras dan 72,6 ribu kiloliter minyak goreng. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI