DIALEKSIS.COM | London - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Raja Charles III di London, Inggris, Rabu (21/1) waktu setempat. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris, khususnya di bidang lingkungan hidup dan konservasi alam.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa isu lingkungan menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral tersebut. Pemerintah Inggris, kata Teddy, menunjukkan komitmen untuk mendukung Indonesia dalam upaya pemulihan ekosistem dan pengelolaan kawasan konservasi nasional.
“Intinya adalah adanya kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem serta memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia,” ujar Teddy kepada wartawan di Bandar Udara Stansted, London.
Menurut Teddy, kerja sama itu tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga mencakup dukungan konkret terhadap berbagai program konservasi yang telah dan sedang berjalan di sejumlah kawasan strategis di Indonesia.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung, yang selama ini dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra. Di kawasan tersebut, program pelestarian satwa liar telah berjalan dan menjadi bagian dari kerja sama lintas negara.
“Yang sudah berlangsung sekarang itu ada taman nasional di Way Kambas terkait konservasi gajah,” jelas Teddy.
Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga mencakup kawasan Peusangan di Aceh. Teddy mengungkapkan, kawasan tersebut merupakan lahan milik Presiden Prabowo Subianto yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan.
Total luas lahan yang disiapkan untuk mendukung program konservasi tersebut mencapai sekitar 90 ribu hektare dan tersebar di beberapa lokasi. Namun demikian, peruntukan kawasan tersebut tidak hanya difokuskan pada konservasi gajah.
“Tidak seluruhnya untuk konservasi gajah. Nantinya akan disesuaikan oleh WWF (World Wide Fund for Nature), mana yang diperuntukkan bagi gajah dan mana yang untuk penguatan ekosistem lainnya,” kata Teddy.
Pertemuan Prabowo dengan Raja Charles III ini menandai penguatan diplomasi lingkungan Indonesia di tingkat global, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati nasional.