Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Dunia / Medan Yang Sulit, Jenazah Kobe Butuh Waktu Beberapa Hari Untuk Evakuasi

Medan Yang Sulit, Jenazah Kobe Butuh Waktu Beberapa Hari Untuk Evakuasi

Senin, 27 Januari 2020 22:02 WIB

Font: Ukuran: - +

Kobe Bryant meraih lima gelar juara bersama Los Angeles Lakers. (Robyn BECK / AFP)


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kepala Unit Koroner Los Angeles, Jonathan Lucas memastikan evakuasi jenazah kecelakaan helikopter yang menewaskan legenda NBA Kobe Bryant dan tujuh penumpang lain akan memakan waktu beberapa hari.

Kobe dan tujuh penumpang lain mengalami kecelakaan helikopter pada Minggu (26/1) waktu setempat. Kecelakaan helikopter yang ditumpangi legenda Los Angeles Lakers itu terjadi pukul 09.47 pagi di dekat Las Virgenes Road dan Willow Glen Street di Calabasas, Los Angeles.

Dilansir CNN, Lucas memastikan proses evakuasi jenazah sudah dimulai. Namun, proses evakuasi delapan penumpang dan satu pilot, Ara Zobayan itu membutuhkan waktu beberapa hari.

Hal ini dikarenakan sulitnya medan yang jadi lokasi jatuh helikopter yang ditumpangi Kobe dan tujuh penumpang lain. Lokasi kecelakaan helikopter itu terjadi di kawasan perbukitan.

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mengidentifikasi dan terus memberikan informasi kepada pihak keluarga," ujar Lucas.

Sebelumnya pihak Kepolisian Los Angeles menyatakan kesulitan melakukan investigasi karena banyak fan yang menyerbu lokasi kecelakaan Bryant.

Kepala Kepolisian Los Angeles, Alex Villanueva, mengatakan proses investigasi kemungkinan membutuhkan waktu hingga berapa pekan.

Villanueva mengatakan penyelidikan semakin sulit dilakukan karena lokasi kecelakaan amat dekat dengan area pemukiman.

"Ini amat sulit secara logistik karena lokasi kecelakaan itu sendiri memiliki akses yang tidak mudah," ucap Villanueva.

Kabar meninggalnya Kobe menimbulkan kesedihan bukan hanya di kalangan basket tetapi juga olahraga lainnya. Ucapan duka pun mengalir dari berbagai pihak untuk legenda NBA yang berhasil meraih lima cincin juara bersama Lakers. (Im/CNNIndonesia)

Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda