Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Data / Mandiri Masih Teratas, Ini 10 Bank Terbesar di Indonesia Berdasarkan Aset 2025

Mandiri Masih Teratas, Ini 10 Bank Terbesar di Indonesia Berdasarkan Aset 2025

Minggu, 22 Maret 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Ilustrasi peringkat perbankan terbesar. Foto: Aristya Rahadian


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Bank Mandiri masih menempati posisi teratas dalam daftar 10 bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset 2025, sebagaimana terlihat dalam infografik data statistik Perbankan Indonesia dirangkum dari OJK. Di jajaran berikutnya ada BRI, BCA, BNI, BTN, BSI, CIMB Niaga, OCBC NISP, Danamon, dan Permata. Peta ini menunjukkan bahwa industri perbankan nasional masih sangat didominasi oleh kelompok bank besar, terutama empat bank papan atas milik negara dan swasta nasional.

Penguatan posisi bank-bank besar tersebut juga sejalan dengan kondisi industri perbankan nasional yang masih solid. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Booklet Perbankan Indonesia 2025 mencatat kredit perbankan tumbuh 7,77% year on year (yoy) pada Juni 2025 menjadi Rp8.059,79 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 6,96% yoy menjadi Rp9.329 triliun. Dari sisi likuiditas, rasio AL/NCD berada di 118,78% dan AL/DPK di 27,05%, sedangkan rasio kecukupan modal atau CAR masih sangat kuat di level 25,81%.

Di level bank, Bank Mandiri melaporkan total aset sebesar Rp2.830 triliun per Desember 2025, dengan total kredit Rp1.895 triliun, DPK Rp2.106 triliun, rasio kredit bermasalah (NPL) 1,13%, dan CAR 20,4%. Sementara itu, BRI dalam laporan tahunan 2025 menyebut total aset konsolidasi mencapai Rp2.135 triliun.

BCA juga mencatat kinerja operasional yang kuat pada kuartal I-2025, dengan total kredit Rp941 triliun atau tumbuh 12,6% yoy. Dana murah atau CASA mencapai Rp979 triliun, setara sekitar 82% dari total DPK. Di sisi lain, BNI mencatat penyaluran kredit Rp765,47 triliun per Maret 2025, didukung DPK Rp819,6 triliun dan rasio NPL yang terjaga di level 2%.

BTN juga menunjukkan basis aset yang besar. Di halaman investor resminya, BTN mencantumkan total aset 2025 sebesar Rp510,86 triliun, total kredit dan pembiayaan Rp381,03 triliun, serta laba Rp2,30 triliun. Data ini mempertegas bahwa skala aset bukan hanya soal ukuran lembaga, tetapi juga mencerminkan kapasitas intermediasi, kekuatan pendanaan, dan daya tahan bank dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI