DIALEKSIS.COM | Aceh Tengah - A. Malik Musa secara resmi melepas Tim Medis Pemulihan Kesehatan Muhammadiyah yang akan bertugas di dua wilayah terdampak bencana, yakni Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pelepasan tim dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Muhammadiyah dalam membantu pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana, khususnya di Kecamatan Linge, Aceh Tengah.
Tim medis ini merupakan gabungan relawan dari Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMAD) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan total jumlah personel sebanyak 11 orang, terdiri dari 9 laki-laki dan 2 perempuan. Para relawan akan menjalankan tugas kemanusiaan selama satu bulan penuh di lokasi bencana.
Dalam sambutannya, A. Malik Musa menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para relawan medis agar dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, profesionalisme, serta keikhlasan. Ia menekankan bahwa kehadiran tim medis Muhammadiyah di daerah terdampak sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan.
Selama masa penugasan, tim medis akan melaksanakan dua bentuk kegiatan utama. Pertama, membuka pos pelayanan kesehatan sebagai pusat pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat terdampak. Kedua, tim juga akan menjalankan pelayanan kesehatan keliling dengan turun langsung ke rumah-rumah warga, khususnya menjenguk dan menangani pasien yang tidak mampu datang ke pos pelayanan karena kondisi kesehatan maupun keterbatasan fisik.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana serta memperkuat peran Muhammadiyah sebagai gerakan kemanusiaan yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.