Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / USK Buka KKN Tematik Bencana Siklon Tropis Senyar 2026

USK Buka KKN Tematik Bencana Siklon Tropis Senyar 2026

Selasa, 06 Januari 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Pembukaan KKN Tematik Kebencanaan Siklon Trropis Senyar dilakukan oleh Rektor USK yang diwakili Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka dan mengesahkan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar (STS) 2026 pada Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini digelar di Main Hall Gedung AAC Dayan Dawood dengan mengusung tema “Penguatan Resiliensi Psikososial Masyarakat Pasca Bencana STS melalui Pendekatan Partisipasi Kolaboratif.”

Pembukaan dilakukan oleh Rektor USK yang diwakili Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU. Dalam sambutannya, Agussabti menegaskan bahwa KKN Tematik ini bukan sekadar program akademik, melainkan bentuk kehadiran nyata perguruan tinggi di tengah masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari bencana.

“Mahasiswa harus hadir dengan empati, integritas, dan tanggung jawab. KKN kebencanaan adalah ruang belajar sekaligus pengabdian, di mana ilmu diuji langsung oleh realitas sosial,” kata Agussabti saat di konfirmasi Dialeksis, Selasa (6/1/2026).

Ia menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, hingga pemerintah daerah. Menurutnya, pemulihan pasca bencana tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan harus berbasis data, partisipasi warga, dan keberlanjutan.

Dalam arahannya, Agussabti juga mengajak mahasiswa untuk merenungkan Surah Ar-Rum ayat 41, yang menegaskan bahwa kerusakan di darat dan laut terjadi akibat ulah manusia. Ayat tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa bencana harus dimaknai sebagai pelajaran kolektif untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam dan lingkungan.

“Renungan ini penting agar mahasiswa tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga membawa kesadaran moral dan spiritual saat turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia meminta peserta KKN Tematik untuk fokus pada beberapa agenda utama di lokasi penugasan. Di antaranya melakukan survei kerusakan dan dampak bencana, memetakan kebutuhan riil masyarakat, serta mengidentifikasi prioritas pembangunan dan pemulihan yang mendesak dilakukan ke depan. Data lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan awal bagi pemerintah daerah dalam menyusun program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain aspek fisik, KKN Tematik STS 2026 juga menitikberatkan pada penguatan resiliensi psikososial masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia. Mahasiswa didorong untuk membangun ruang partisipasi warga, memfasilitasi pemulihan sosial, serta memperkuat solidaritas komunitas pasca bencana.

KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar 2026 merupakan bagian dari komitmen USK dalam pengabdian kepada masyarakat dan penguatan peran perguruan tinggi dalam isu-isu kebencanaan. Melalui program ini, USK berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga tumbuh sebagai agen perubahan yang peka terhadap krisis kemanusiaan dan tantangan pembangunan berkelanjutan di Aceh. [arn]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI