Beranda / Berita / Aceh / Tu Sop Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Syariat Islam

Tu Sop Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Syariat Islam

Minggu, 16 April 2023 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tgk Muhammad Yusuf A Wahab atau lebih dikenal dengan Tu Sop mengajak masyarakat Aceh untuk senantiasa memperkuat pelaksaan syariat Islam.

Hal ini sampaikan Tu Sop dalam diskusi yang bertajuk polemik temuan dugaan penjual daging babi di Aceh yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana (IMPAS) Aceh-Jakarta via zoom yang dihadiri oleh pewarta Dialeksis.com, Sabtu (15/4/2023).

"Mari sama-sama kita perkuat pelaksanaan syariat islam di Aceh dengan sebaik-baiknya," ajak Tu Sop.

Menurut Tu Sop, pelaksanaan syariat Islam sesungguhnya bukan hanya persoalan hukum, tapi juga berbagai aspek kehidupan. Ibadah, muamalah, munakahat, politik, muamalah, pergaulan dan sebagainya.

"Kalau kita melihat siyasah atau politik, bagaimana kelangsungan politik di Aceh, idealnya politik harus bersendikan pada nilai-nilai peradaban. Jangan mencapai kekuasaan lewat kekerasan, tapi berbuat dengan akal sehat," ujarnya.

Tu Sop mengajak masyarakat Aceh untuk istiqamah dalam melakuakan amalan ibadah terutama istiqamah dalam ucapan dan perbuatan.

Menurutnya, ciri-ciri orang yang beriman adalah mengucapkan dengan lisan kemudian direalisasikan dengan perbuatan dan diyakini dalam hati. Semua itu terjadi jalinan kerjasama yang baik dan tiada dapat dipisah-pisahkan. Kerena ketiga-tiganya saling melengkapi dan menguatkan.

“Dengan sikap istiqamah, maka sesorang memperoleh sikap percaya diri dalam menjalankan amanah, pikiran menjadi fokus untuk kesalehan kepada Allah Swt dan Rasul," lanjutnya.

Karena itu, tambahnya, membentuk diri menjadi pribadi yang istiqamah adalah keberuntungan di medan pertempuran antara kesalehan dan hawa nafsu. 

"Janji Allah kepada manusia istiqamah tetap dalam kebenaran, bahwa malaikat senantiasa mendampingi mereka baik di dunia maupun di akhirat," pungkasnya.

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda