Beranda / Berita / Aceh / Rektor USK Presentasi Nilam di Konferensi Internasional IMT-GT Thailand

Rektor USK Presentasi Nilam di Konferensi Internasional IMT-GT Thailand

Jum`at, 09 Desember 2022 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +


[Foto: Istimewa]

Beberapa produk yang dikembangkan saat ini telah memiliki izin edar dari Kemenkes dan BPOM RI. Inovac juga sudah menjalin kemitraan dengan Perancis dan membentuk PT. U-Green Aromatics International.

Selanjutnya, Pemerintah Aceh maupun nasional telah mulai turun tangan untuk mendukung pengembangan nilam. 

Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi Aceh serta beberapa kementerian terkait seperti Bappenas, Kemenperin, Kemendag, Kemenkop dan Kemenpar telah melahirkan beberapa program untuk pengembangan hulu-hilir nilam. 

Salah satu flagship program dari pemerintah pusat adalah Major Project Nilam yang diusung oleh Bappenas dan Kemenkop-UKM.

“Aceh menjadi satu dari lima provinsi yang memperoleh Major Project 2022 dari pemerintah pusat, selain Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur. Aceh mendapatkan factory sharing nilam yang akan dibangun di Kawasan Industri Ladong, Aceh Besar dan dapat dimanfaatkan oleh UMKM berbasis minyak atsiri, khususnya nilam,” tutur Rektor.

Prof Marwan menerangkan, Factory Sharing nilam ini akan dikelola oleh Koperasi Sekunder yang merupakan konsorsium koperasi nilam dari berbagai kabupaten yang ada di Aceh.

Munculnya ekosistem baru (blue ocean) dari tata niaga nilam Aceh ini telah menyebabkan kestabilan harga minyak nilam rakyat. Saat ini, masyarakat bisa dipastikan mendapatkan harga yang wajar untuk setiap tetes minyak nilam yang mereka hasilkan.

Kestabilan harga ini telah menyebabkan terjadinya peningkatan produksi nilam di Aceh. Pada 2015 hanya tersisa 4 kabupaten di Aceh yang menanam nilam. 

Tapi saat ini sudah ada 17 kabupaten di Aceh yang kembali menanam nilam. Keberhasilan ini memberi keyakinan bahwa inovasi yang dilakukan serta strategi implementasinya telah berada pada jalur yang tepat.

Selanjutnya »     “Untuk pertama kali dalam sejarah Aceh...
Halaman: 1 2 3 4
Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda