Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Putri Siswi Viral Terima Bantuan Mentan di Jakarta

Putri Siswi Viral Terima Bantuan Mentan di Jakarta

Selasa, 13 Agustus 2019 11:16 WIB

Putri dan orangtuanya saat menerima bantuan dari Mentan RI di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019) pagi. [FOTO: suara.com]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Putri Dewi Nilaratih siswi SMP 4 Peureulak, Aceh Timur, yang sempat viral di pemberitaan karena sakit kelaparan ketika belajar di sekolah, Selasa (13/8/2019) hari ini, diundang ke Jakarta bersama orangtuanya untuk menerima bantuan dari Menteri Pertanian (Mentan) RI. 

Demikian disampaikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kepada Dialeksis.com di Banda Aceh, Selasa (13/8/2019).

“Keluarga Putri mendapat bantuan Mentan berupa 1 unit hand traktor seharga Rp 36 juta, uang tunai Rp 15 juta, 1 ekor sapi betina bunting, dan benih jagung 15 kg serta benih padi 25 kg,” sebut Nova Iriansyah.

Dia menjelaskan, putri dan keluarganya diundang ke Jakarta oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Kantornya di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019) pagi ini.

Menteri Amran mengundang keluarga Putri setelah melihat pemberitaan tentang siswi cerdas itu viral di media massa. Mentan juga terenyuh dengan kondisi Putri karena dia merasa pernah mengalami hal yang sama dengan keluarga Putri.

Baca: Ada Apa dengan Kasus Putri?

"Yang membuat aku terharu, aku pernah seperti mereka, aku juga kerja batu dulu jual batu gunung dan saya 12 bersaudara dia 7 bersaudara masih lebih sedikit dari saya, kami juga lakukan hal yang sama menjual batu gunung baru bisa makan," kata Amran seperti dikutip Suara.com di Kantor Kementan, Selasa (13/8/2019).

Karena itu, Menteri Amran memberikan bantuan berupa satu unit traktor roda dua, satu ekor sapi bunting kepada keluarga Putri, serta bibit padi dan jagung untuk lingkungan di sekitar rumah Putri.

"Kita berikan lapangan kerja, membuka lapangan kerja, nah seperti saudara kita ini si putri dan bapaknya ini masih kuat masih bisa menghasilkan, jangan berikan umpan, jangan berikan ikan, tapi pancingnya, kita beri traktor, penghasilannya bisa Rp 800 per hari atau Rp 1 juta, ya antara Rp 15 juta sampai Rp 20 juta penghasilannya nanti perbulan, jadi putrinya bisa sekolah anaknya bisa sekolah," ucapnya.

Nova Iriansyah berterimakasih kepada Mentan yang telah memberikan perhatian lebih kepada Putri. Dia berharap setiap orang dapat terinspirasi dengan perjuangan Putri dan orang-orang yang telah membantunya.

Usai pemberitaan oleh sebuah media lokal, simpati kepada keluarga Putri datang dari berbagai pihak. Misalnya, guru dan murid SDN 28 Peusangan, Bireuen, menggalang donasi untuk membantu Putri Dewi Nilaratih pada Kamis (8/8/2019) lalu.

Kepala SD Negeri 28 Peusangan Alfian melalui Wakil Kepala Sekolah Yusdiani mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama manusia dan merupakan bentuk pendidikan moral kepada siswa untuk menanamkan kepekaan terhadap sesama dan memperbanyak amal sedekah.(me)


Editor :
Makmur Emnur

Komentar Anda