Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / PISPI Aceh dan Sandika Natural Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

PISPI Aceh dan Sandika Natural Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kamis, 08 Januari 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua PISPI Aceh, Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng menyalurkan bantuan Pispi Aceh bersama Sandika Natural kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: Kolase Dialeksis.com


DIALEKSIS.COM | Aceh - Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh bersama Sandika Natural menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan pembagian paket bantuan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 3 - 4 Januari 2026.

Ketua PISPI Aceh, Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng, mengatakan bantuan awalnya direncanakan sebanyak 24 paket. Namun, berkat dukungan para donatur, jumlah tersebut bertambah menjadi 30 paket.

“Awalnya bantuan kita siapkan 24 paket, namun dalam perjalanannya bisa bertambah menjadi 30 paket. Alhamdulillah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga PISPI dan para donatur yang telah berkontribusi membantu meringankan beban para korban,” ujar Azanuddin di sela-sela kegiatan, didampingi Sekretaris PISPI Aceh, Habiburrahman, STP, M.Sc, serta sejumlah pengurus lainnya, termasuk M. Amin selaku Kepala Bidang Diklat PISPI.

Azanuddin yang juga kandidat doktor Ilmu Pertanian itu menegaskan, bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan musibah yang dialami masyarakat. Namun, ia berharap kepedulian tersebut dapat memberi penguatan moral bagi para korban.

“Mungkin bantuan ini tidak seberapa dibandingkan musibah yang mereka alami, tetapi setidaknya empati yang kita berikan semoga bisa sedikit menghibur dan meringankan beban mereka,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris PISPI Aceh, Habiburrahman, menjelaskan bahwa penerima bantuan merupakan alumni pertanian yang terdampak langsung bencana, serta masyarakat umum di sekitar lokasi terdampak. Mengingat keterbatasan jumlah paket, pihaknya melakukan pendataan terlebih dahulu.

“Karena paket bantuan terbatas, kami menginventarisir penerima berdasarkan kondisi terdampak dan menyesuaikan dengan kemampuan yang kami miliki,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Bendahara PISPI Aceh yang juga Ketua Penggalangan Donasi, Dr. Ir. Sofia Keumalasari, SP, MP, menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara PISPI Aceh dan Sandika Natural. Sumber donasi berasal dari warga PISPI, Sandika Natural, serta masyarakat umum.

“Sebelumnya, Ketua PISPI dan sejumlah anggota juga telah menyalurkan bantuan berupa barang dan dana ke posko-posko pada awal terjadinya bencana. Logistik yang terkumpul saat itu langsung kami serahkan ke posko agar dapat segera disalurkan kepada masyarakat,” ungkap Sofia.




Ia menambahkan, PISPI Aceh turut menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang dan berharap penanganan pascabencana dapat berjalan optimal.

“Kami berharap masyarakat terdampak tetap tabah, serta musibah ini dapat segera tertangani dengan baik. Semoga perekonomian masyarakat bisa bangkit kembali dan infrastruktur serta fasilitas umum dapat direhabilitasi sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI