Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Peusangan Raya Protes Namanya Dicatut Galacticos FC

Peusangan Raya Protes Namanya Dicatut Galacticos FC

Kamis, 18 Juli 2019 16:03 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Bireuen - Klub Sepakbola Peusangan Raya FC mempertanyakan pencatutan nama Peusangan Raya oleh klub Galaticos FC.

Klub Peusangan adalah klub resmi yang sudah berdiri sejak 2013. Klub ini sudah resmi terdaftar di PSSI Pusat serta secara hukum terdaftar di Akte Notaris.

Sementara Galaticos Fc adalah klub pribadi milik H Uun, putra dari Bupati Bireuen. Saat ini klub tersebut  gencar melakukan promosi di berbagai media dengan nama Galaticos Peusangan Raya. 

Lantaran tanpa izin melakukan pencatutan nama Peusangan Raya oleh pihak Galaticos FC di berbagai media, kubu Peusangan Raya mempertanyakan dasar penempatan nama tersebut.

Plt Ketua Umum Peusangan Raya Mulya Saputra dikonfirmasi Dialeksis.com Kamis (18/7/2019) mengatakan pencatutan nama Peusangan Raya oleh Galaticos Fc tanpa seizin ketua Dewan Pembina Peusangan Raya selaku pemilik klub.

"Seharusnya tidak boleh asal catut nama. Karena klub Peusangan Raya belum merger (penggabungan_) dengan Galaticos Fc," kata Mulya Saputra.

Mulya mengatakan klub yang terdaftar di Liga 3 Asprov PSSI Aceh adalah Klub Peusangan Raya bukan Galaticos Peusanga Raya. Hal ini sebagaimana pengakuan Admin Liga 3 Asprov PSSI Aceh Baihaqi.

Sampai saat ini diakui Mulya belum ada musyawarah yang dilakukan pihak Galaticos Fc dengan pihak Peusangan Raya terkait polemik pencatutan nama.

"Persoalan ini tidak hanya persoalan sementara. Karena ini persoalan yang panjang. Apabila klub ini lolos ke Liga 2 nanti, apa nama klub nanti," kata Mulya mempertanyakan.

Untuk itu Mulya berharap persoalan ini harus duduk bersama antara Presiden Galaticos Fc dengan Pemilik Klub Peusangan Raya serta tertuang dalam sebuah surat perjanjian. 

Dikonfirmasi terpisah ketua Pembina yang merupakan Pemilik Klub Peusangan Raya Amiruddin Idris mengatakan dasar awalnya Klub Peusangan Raya dengan menggunakan dana pribadi ia daftar ke Jakarta. 

"Tentu ini dengan kesempakatan bersama. Kalau saya sendiri enggak mungkin membuat sebuah klub bola," kata Amiruddin.

Ihwal pengambilan nama Peusangan Raya oleh pihak lain, Amiruddin belum mengetahui lebih jauh cuma membaca di berbagai media tanpa ada musyawarah dengannya selaku Ketua Dewan Pembina Peusangan Raya.

Sebelumnya kata Amiruddin Idris, Peusangan Raya sempat vakum pasca almarhum ketua Umum Peusangan Raya Said Fajri. 

Namun saat ini untuk mengisi kekosongan berdasarkan rapat  Dewan Pembina, sudah menunjukman Mulya Saputra sebagai Plt Ketum Peusangan Raya. 

Amiruddin Idris menghargai semua pendapat dan masukan untuk kemajuan Peusangan Raya tapi harus sesuai mekanisme yang berlaku. Bukan asal pencatutan nama.

"Kita hargai semua pihak untuk kemajuan klub Peusangan Raya. Siapapun boleh memajukan Peusangan Raya asal ada musyawarah," kata Amiruddin Idris.

Sementara itu, Pemilik klub Galaticos Fc H Uun perihal persoalan ini dikonfirmasi melalui seluler memblokir semua panggilan yang masuk.

Begitu juga sms yang dikirim belum mendapat balasan.(faj)

Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda