Beranda / Berita / Aceh / Pelaksanaan Vaksinasi Kepada Disabiltas Harus di Cek-UP Terlebih Dahulu

Pelaksanaan Vaksinasi Kepada Disabiltas Harus di Cek-UP Terlebih Dahulu

Kamis, 12 Agustus 2021 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : fatur

Program Manager CYDC, Erlina Marlinda. [Foto: Ist]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Vaksinasi yang gencar dilakukan di Indonesia khususnya di Aceh masih terus dilakukan. Khususnya untuk teman-teman Disabilitas yang dijadikan prioritas.

Program Manager Children and Youth Disabilities for Change (CYDC) dan juga Aktivis Disabilitas, Erlina Marlinda mengatakan, tentu teman-teman Disabilitas menjadi prioritas kegiatan Vaksinasi yang ada di Indonesia khususnya di Aceh.

“Namun, bukan itu yang menjadi masalahnya, pemerintah menjadi prioritas atau tidak. Masalah utamanya dalam pelaksanaan Vaksinasi ini, banyak dari teman-teman Disabilitas di Aceh hampir 90 persen bahkan mungkin hampir 99 persen tidak mau di vaksin,” ucap Erlina Marlinda kepada Dialeksis.com, Kamis (12/08/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kenapa mereka tidak mau di vaksin, tentu memiliki alasan yang beragam.

“Banyak alasannya, ada juga yang memang tidak mau saja, ada juga yang masih pikir-pikir dulu, mungkin masih asumsi saya saja, bagi mereka ini vaksinasi itu belum penting bagi mereka,” ucap Erlina.

Sementara itu kata Erlina, bahkan sebenarnya pihak Dinkes juga sudah pernah menghubungi saya untuk pelaksanaan Vaksinasi bagi teman-teman Disabilitas.

“Dan juga sebenarnya pemerintah Aceh sedniri sudah pro-aktif dalam pelaksanaan ini, namun adapun harapanya saya bukan tentang pelaksanaan juga, namun pemerintah harus melihat secara bijak kepada penyandang Disabilitas, karena apa? Karena kondisi Disabilitas ini tidak sama dengan orang pada umumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harus ada pemeriksaan lebih lanjut kepada teman-teman Disabilitas sebelum disuntik vaksin. “Jangan asal suntik saja, jadi harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi terkait hal ini, jangan karena hanya ini program pemerintah jadi harus kejar target tanpa melihat lebih lanjut teman-teman Disabilitas, karena ada beberapa kasus juga, teman-teman Disabilitas yang sudah di Vaksin mengalami gejala demam, sehingga kondisinya lemah dan tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya,” jelasnya.

Erlina Marlinda mengatakan kepada pihak pemerintah, Dinas Kesehatan, atau Tenaga kesehatan/Medis (Nakes) jika ingin melakukan vaksinasi kepada teman-teman Disabilitas, sebelum di vaksin agar diminta atau melakukan cek up kepada Disabilitas secara full.

"Karena tidak semua Disabilitas itu tubuhnya dapat menerima vaksin, karena ragam Disabilitas ini berbeda-beda penerimaan dalam tubuhnya, karena itu alangkah baiknya teman-teman Disabilitas sebelum di vaksin untuk di cek up dulu, karena tidak semua Disabilitas tubuhnya dengan mudah menerima vaksin," tutupnya kepada Dialeksis.com. [ftr]

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda