Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Paduan Manis Pahit Niraespreso

Paduan Manis Pahit Niraespreso

Selasa, 01 Januari 2019 20:46 WIB

Font: Ukuran: - +


Air Nira di campur dengan kopi espresso disajikan sedikit batu es jadilah niraespreso. Jenis minuman baru yang joss itu hanya di dua tempat di kota Banda Aceh, pertama di Kaffa Kafe Kawasan Lamdingin, dan tempat kedua juga merupakan sajian utama di Moorden Coffee Kawasan Lambuk Beurawe.

Air Nira banyak di konsumsi warga Aceh Besar sebagai sajian sore jelang malam, Namanya setelah proses fermentasi adalah Ijok, tentu ada kandungan alkoholnya.

Namun air nira yang disajikan bersama arabica espresso di kedua kafe itu adalah air nira baru yang baru panen. Rasanya manis tidak asam seperti halnya ijok.

Niraespreso sangat digemari oleh Pengamat HAM Internasional, Dr Otto Samsudin dan Pengamat Politik Aceh Aryos Nivada MA. "rasanya segar," kata Otto.

Sementara Aryos menyebutkan niraespreso adalah paduan hebat hasil alam dua wilayah Aceh, yakni Arabica Kopi dari Aceh Tengah, dan manisnya air nira dari pedalaman dan hutan di wilayah Aceh Besar. "Rasanya nendang," sebutnya di Kaffa Kafe Selasa (1/1/2019)

Niraespreso juga pernah di nikmati oleh sosialita, Steffy Burase, sosok yang dekat dengan Gubenur Aceh non aktif Irwandi Yusuf ini pernah memposting Niraespreso di Moorden Coffee saat Novembe 2018 lalu.

Paduan manis pahit seperti hidup kita, seperti itulah niraespreso yang disajikan dengan keramahan Aceh. Selamat tahun baru, Selamat menikmati.!!


Editor :
Jaka Rasyid

riset-JSI
Komentar Anda