Logo Dialeksis
Beranda / Gaya Hidup / Kunci Sukses dan Bahagia bagi Pria di 2019

Kunci Sukses dan Bahagia bagi Pria di 2019

Sabtu, 22 Desember 2018 19:40 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi. (foto: pixabay)

DIALEKSIS.COM | Setiap resolusi tahun baru selalu menghasilkan dua macam jenis pria, mereka yang ‘Action Taker’ atau pria yang 'Action Faker'.

Akui saja, resolusi tahun baru selalu berjalan di tiga bulan pertama setiap tahun saja. Sebuah penelitian menyebutkan hanya 50 persen orang yang menjalankan resolusi mereka setelah tiga bulan pertama di awal tahun, dan hanya 19 persen dari mereka yang sukses mengeksekusi resolusi tersebut secara keseluruhan. 

Tips dari Elizabeth Santosa, Psikolog & Sexpert Supreme Premium Condoms berikut patut Anda simak agar dapat menjadi seorang gentleman yang action taker. 

"#GentlemansResolutions merupakan tujuan yang dibuat oleh pria untuk menjadikan kualitas hidupnya lebih baik. Dengan kata lain, #GentlemansResolutions dilakukan untuk meraih kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup Anda. 

Menjadi seorang gentleman merupakan sebuah proses dan lifetime learning yang harus selalu dilatih. Untuk melatihnya, ada baiknya Anda mempraktikkan #GentlemansResolutions yang berpusat pada empat ‘ecstatic hormones’," kata Lizzy dalam rilis DKT International, Kamis (20/12).

Apa saja empat ecstatic hormones tersebut, berikut penjelasannya. 

Dopamine, hormon energi 
Gentleman adalah seorang yang penuh dengan gairah dan energi. Untuk menjadi seorang gentleman yang memiliki gairah dan energi, perlu ditingkatkan kadar dopamine dalam tubuh, sehingga dapat memberikan semangat dalam diri dan meningkatkan gairah hidup. 

Kadar dopamine yang rendah menyebabkan berkurangnya antusiasme dalam hidup, cenderung cepat bosan serta monoton dalam rutinitasnya. Tingkatkan dopamine dengan berani mengambil berbagai tantangan baru dalam hidup, serta eksplorasi lebih banyak hal lagi di tahun depan. Hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan dopamine: lebih sering traveling dan bertualang. 

Serotonin, hormon percaya diri 
Gentleman adalah mereka yang berani dan penuh percaya diri. Tingkat kepercayaan diri seorang pria ditentukan oleh hormon serotonin yang berperan penting untuk membuat diri merasa bernilai. 

Pria yang memiliki serotonin rendah, akan merasa kesepian, tidak percaya diri, stres dan depresi, sehingga penuh pikiran negatif terhadap diri sendiri. Hal yang perlu dilakukan adalah senantiasa bersyukur dan lebih banyak membantu orang lain. Dengan demikian, Anda akan lebih percaya diri dan menghargai diri sendiri. 

Oxytocin, hormon cinta 
Berbicara tentang cinta, tidak diragukan lagi bahwa gentleman adalah mereka yang memiliki hubungan erat dengan pasangannya dan mampu membuat pasangannya merasa nyaman. Gentleman tidak takut untuk menunjukkan emosi dan perasaan kepada pasangannya. 

Pria yang mampu membangun koneksi kuat dengan pasangannya adalah mereka yang memiliki kadar oxytocin tinggi. Sebaliknya, pria yang memiliki oxytocin rendah selalu memiliki prasangka buruk terhadap orang lain dan sulit membangun koneksi dengan pasangan. 

Endorphin, hormon kepuasan 
Being a gentleman is all about endurance. Endurance ditentukan oleh hormon endorphin yang juga sering disebut sebagai morphin alami dalam tubuh. Pria yang memiliki endorphin rendah sering cepat mengeluh dan memiliki sistem imun yang lemah serta rentan terhadap stres dan depresi. Hal yang dapat dilakukan adalah meningkatkan frekuensi olahraga di tahun depan. (msf/viva) 
    

Editor :
Indri

dalimi
utu lebaran
Komentar Anda
hendri budian