Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Ulee Krueng, Sabang

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Ulee Krueng, Sabang

Kamis, 15 Januari 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Mayat tanpa identitas di Pantai Ulee Krueng, Sabang. Foto: humas Polres Sabang


DIALEKSIS.COM | Sabang - Warga Kota Sabang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di tepi Pantai Jurong Ulee Krueng, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (15/1/2026).

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Sukajaya Polres Sabang yang dipimpin langsung Kapolsek Sukajaya, Iptu Samsuri, segera mendatangi lokasi kejadian guna memastikan kebenaran informasi sekaligus melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, mengatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut.

“Begitu informasi diterima, personel Polsek Sukajaya langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP serta berkoordinasi dengan Satreskrim, PMI, dan pihak terkait lainnya dalam proses evakuasi serta penyelidikan,” ujar Kapolres.

Berdasarkan keterangan saksi, penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Iskandar (49), seorang nelayan, bersama Rafki Adila (16), seorang pelajar. Keduanya saat itu sedang berjalan kaki menyusuri pantai dari Pantai Jurong Ulee Krueng menuju Pantai Ujong Seuke untuk melakukan aktivitas menembak ikan.

Sekitar pukul 12.00 WIB, kedua saksi menemukan sesosok mayat tanpa identitas dalam kondisi telungkup di tepi pantai. Mengetahui temuan tersebut, saksi segera melaporkannya kepada perangkat Gampong Balohan yang kemudian diteruskan ke Polsek Sukajaya Polres Sabang.

Sekira pukul 13.30 WIB, personel Polsek Sukajaya tiba di TKP dan melakukan pengecekan awal serta pengamanan lokasi. Selanjutnya, sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Reskrim Polres Sabang melaksanakan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mayat ditemukan dalam posisi telungkup, mengenakan baju berwarna hijau dan celana cokelat. Kondisi jenazah tidak utuh tanpa kepala, jaringan tubuh telah mengalami pembusukan, serta ditemukan 13 potong tulang belulang yang terpisah dari tubuh korban.

Kapolres Sabang menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.

“Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Kota Sabang untuk penanganan lebih lanjut. Kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya,” katanya.

Polres Sabang juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait penemuan tersebut agar segera melapor ke Polres Sabang atau kantor kepolisian terdekat.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI